Izkyla
IzkylaSeseorang noobgrammer sekaligus mobile gamer yang lahir dan tumbuh di Ngawi, Jawa Timur, Indonesia.
gambar angan-angan ilustrasi

Arti Angan-angan

Arti Angan-anganAngan-angan memiliki 9 arti. Angan-angan berasal dari kata dasar angan. Angan-angan adalah sebuah homonim karena arti-artinya memiliki ejaan dan pelafalan yang sama tetapi maknanya berbeda. Angan-angan memiliki arti dalam kelas nomina atau kata benda sehingga angan-angan dapat menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan.

Daftar isi

Arti istilah angan-angan

Dasar: angan
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti istilah angan-angan adalah pikiran. Angan-angan juga berarti ingatan
Contoh: Angan-angannya ke mana-mana

Dasar: angan
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti istilah angan-angan adalah cita-cita
Contoh: Angan-angannya menjadi dokter

Dasar: angan
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti istilah angan-angan adalah maksud. Angan-angan juga berarti niat
Contoh: Sedikit pun tidak ada angan-anganku menghinakan beliau

Dasar: angan
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti istilah angan-angan adalah gambaran dalam ingatan. Angan-angan juga berarti harapan sendiri dalam ingatan. Angan-angan juga berarti khayal
Contoh: Kesusastraan itu berisikan kehidupan nyata, bukan angan-angan belaka

Dasar: angan
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti istilah angan-angan adalah proses berpikir yang dipengaruhi oleh harapan-harapan terhadap kenyataan yang logis

Arti kata angan

Arti kata angan adalah pikiran. Angan juga berarti ingatan

Arti kata angan adalah maksud. Angan juga berarti niat

Kata dengan kata dasar angan

Arti kata mengangan adalah berpikir-pikir. Mengangan juga berarti termenung-menung memikirkan sesuatu
Contoh: Daripada duduk mengangan, lebih baik kita bekerja

Arti kata mengangan adalah melihat dengan memanjangkan leher. Mengangan juga berarti melongok

Arti kata mengangankan adalah melukiskan dalam ingatan. Mengangankan juga berarti memikirkan. Mengangankan juga berarti mengenang-ngenangkan. Mengangankan juga berarti mencita-citakan. Mengangankan juga berarti mengingini
Contoh: Ia mengangankan gadis itu untuk dijadikan istrinya

Arti kata pengangan adalah orang yang mengangan

Istilah dengan kata dasar angan

Arti istilah berangan-angan adalah mempunyai angan-angan (cita-cita, ingatan)
Contoh: Boleh berangan-angan asal jangan terlampau tinggi

Arti istilah berangan-angan adalah mengangan. Berangan-angan juga berarti mengangan-angan

Arti istilah berangan-angan adalah berniat. Berangan-angan juga berarti bermaksud
Contoh: Tiada ia berangan-angan hendak membalas dendam

Arti istilah mengangan-angan adalah berpikir tentang sesuatu

Arti istilah mengangan-angankan adalah mengangankan

Arti istilah terangan-angan adalah terpikir. Terangan-angan juga berarti terniat

Peribahasa dengan kata angan

Arti peribahasa anak ayam kehilangan induk adalah ribut dan bercerai-berai karena kehilangan tumpuan

Arti peribahasa angan lalu paham bertumbuk adalah menurut pikiran (dugaan dan sebagainya) mungkin untuk dikerjakan, tetapi sukar dilaksanakan (misalnya kekurangan alat atau syarat)

Arti peribahasa angan lalu, paham tertumbuk adalah suatu hal yang banyak halangannya meskipun tampaknya dapat dilakukan dengan mudah

Arti peribahasa angan-angan menerawang langit adalah mencita-citakan segala sesuatu yang tinggi-tinggi

Arti peribahasa angan-angan mengikat tubuh adalah bersusah hati karena memikirkan yang bukan-bukan

Arti peribahasa bagai bulan kesiangan adalah pucat dan lesu

Arti peribahasa bagai jampuk kesiangan hari adalah kebingungan atau termenung karena kehilangan akal

Arti peribahasa baik rupa sepemandangan, baik bunyi sependengaran adalah cocok. Baik rupa sepemandangan, baik bunyi sependengaran juga berarti seia sekata

Arti peribahasa berbuat jahat jangan sekali, terbawa cemar segala ahli adalah jangan sekali-kali berbuat jahat karena nama baik keluarga akan terbawa-bawa menjadi buruk

Arti peribahasa berebut buluh tamiang hanyut, tangan luka buluh tamiang tak dapat adalah dua orang yang memperebutkan sesuatu sampai luka-luka, tetapi tidak ada hasilnya

Arti peribahasa berkepanjangan bagai agam adalah perbuatan (perkataan) yang berlarut-larut

Arti peribahasa bertepuk sebelah tangan tidak akan berbunyi adalah kasih sayang tidak mungkin datang dari satu pihak

Arti peribahasa bertepuk sebelah tangan adalah tidak bersambut dengan baik, hanya dari sebelah pihak (tentang kebaikan atau cinta kasih)

Arti peribahasa bertepuk sebelah tangan adalah kasih sayang yang datang dari sebelah pihak

Arti peribahasa besar berudu di kubangan, besar buaya di lautan adalah tiap-tiap orang besar berkuasa di tempat atau di lingkungan masing-masing

Arti peribahasa biar berputih tulang, jangan berputih mata lebih baik berputih tulang daripada berputih mata adalah lebih baik mati daripada menanggung malu

Arti peribahasa biar putih tulang, jangan putih mata adalah lebih baik mati daripada mendapat malu

Arti peribahasa biar singit jangan tertiarap adalah jika mendapat kerugian (kesusahan dan sebagainya), hendaklah diikhtiarkan agar tidak terlalu rugi dan sebagainya. Biar singit jangan tertiarap juga berarti tidak apa-apa rugi sedikit, asal jangan habis sama sekali (hartanya)

Arti peribahasa biar sipi asal jangan sesat adalah jika telah menderita kerugian (kekalahan, kesusahan, dan sebagainya) hendaknya diusahakan supaya jangan terlampau menderita. Biar sipi asal jangan sesat juga berarti biar rugi sedikit, asal jangan rugi banyak

Arti peribahasa biar tersengat, jangan tiarap adalah hendaklah diusahakan supaya jangan telanjur merugi dan sebagainya

Arti peribahasa biar titik jangan tumpah adalah biar rugi sedikit asal jangan rugi banyak

Arti peribahasa buta kehilangan adalah dalam keadaan yang sangat sulit

Arti peribahasa dangkal telah keseberangan, dalam telah keajukan adalah telah diketahui benar bagaimana isi hatinya (perangainya)

Arti peribahasa hawa pantang kerendahan, nafsu pantang kekurangan adalah tidak mau kalah dengan orang lain

Arti peribahasa hilang di mata di hati jangan adalah biarpun telah pergi jauh, jangan melupakan orang yang ditinggalkan

Arti peribahasa ikan biar dapat, serampang jangan pokah adalah maksud sampai, perkakas tidak rusak

Arti peribahasa ikan biar dapat, serampang jangan pukah adalah biar tercapai maksudnya, tetapi jangan ada sesuatu yang merugikan

Arti peribahasa jadi mata telinga jadi kaki tangan adalah seseorang yang menjadi harapan atau kepercayaan, yang selalu memberi pertolongan

Arti peribahasa jangan dilepaskan tangan kanan, sebelum tangan kiri berpegang adalah jangan melepaskan pekerjaan yang ada sebelum mendapat pekerjaan (pencaharian) yang baru

Arti peribahasa jangan diperlebar timba ke perigi, kalau tak putus, genting adalah jangan diulang-ulang perbuatan yang jahat, lambat laun akan mendapat bencana jua

Arti peribahasa jangan diperlelarkan timba perigi, kalau tak putus genting adalah kejahatan itu jika diulang-ulang akhirnya mencelakakan juga

Arti peribahasa jangan ditentang matahari condong, takut terturut jalan tak berintis adalah hendaklah kita selalu ingat dan cermat, jangan teperdaya atau tergoda akan sesuatu yang elok, tetapi mungkin mendatangkan bahaya

Arti peribahasa jauh di mata di hati jangan adalah biarpun tempat berjauhan, jangan lupa-melupakan

Arti peribahasa jika takut dilimbur pasang, jangan berumah di tepi pantai adalah kalau takut mendapat kesusahan, jangan mengerjakan hal-hal yang berbahaya

Arti peribahasa kalau kena tampar, biar dengan tangan yang pakai cincin, kalau kena tendang, biar dengan kaki yang pakai kasut adalah jika diberi malu oleh perempuan, lebih baik oleh perempuan baik-baik daripada oleh perempuan jalang

Arti peribahasa kalau menampi jangan tumpah padinya adalah mengerjakan sesuatu dengan sebaik-baiknya

Arti peribahasa kalau takut dilimbur pasang, jangan berumah di tepi pantai adalah kalau takut akan akibatnya, jangan melakukan pekerjaan itu

Arti peribahasa kasihkan anak tangan-tangankan, kasihkan bini tinggal-tinggalkan sayang di anak dibenci, sayang di negeri ditinggalkan adalah yang disayangi itu hendaknya jangan terlalu dimanjakan;

Arti peribahasa kecil tapak tangan, nyiru ditadahkan adalah ingin mendapat sebanyak-banyaknya

Arti peribahasa lagi ada jangan dimakan, sudah habis baru dimakan adalah sewaktu ada pencaharian, jangan diganggu harta simpanannya, tetapi apabila tiada pencaharian lagi, barulah dipergunakan harta simpanan itu

Arti peribahasa lemak manis jangan ditelan, pahit jangan dimuntahkan adalah suatu perundingan, jikalau baik sekalipun jangan terus diterima dan jika kurang baik jangan pula terus ditolak, hendaklah dipikirkan dalam-dalam dan ditimbang baik-baik dahulu baik jeleknya

Arti peribahasa lempar batu sembunyi tangan adalah melakukan sesuatu (kegiatan dan sebagainya), tetapi kemudian berdiam diri seolah-olah tidak tahu-menahu

Arti peribahasa lempar batu sembunyi tangan adalah berbuat kurang baik kepada orang, lalu berpura-pura tidak tahu

Arti peribahasa manis jangan lekas ditelan, pahit jangan lekas dimuntahkan adalah segala sesuatu hendaknya ditimbang baik-baik dahulu sebelum diterima atau ditolak

Arti peribahasa mara jangan dipukat, rezeki jangan ditolak adalah jangan mencari-cari bahaya atau kecelakaan

Arti peribahasa mendapat sama berlaba, kehilangan sama merugi adalah suka duka sama-sama dipikul

Arti peribahasa menjangkau sehabis tangan adalah berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mencapai maksud

Arti peribahasa mulut manis jangan percaya, lepas dari tangan jangan diharap adalah jangan percaya kepada orang yang manis perkataannya, barang atau uang yang dipinjamkan kepada orang yang bersifat demikian, tidak dapat diharapkan kembali lagi

Arti peribahasa mulut telanjur terdorong emas tantangannya padahannya adalah perkataan (janji) yang sudah diucapkan harus ditepati

Arti peribahasa murah di mulut mahal di timbangan adalah mudah mengatakan, tetapi sukar melakukannya

Murah di mulut, mahal di timbangan berarti banyak janji, tetapi janji itu tidak ditepati

Arti peribahasa musuh jangan dicari-cari, bersua jangan dielakkan adalah jangan dicari-cari permusuhan itu, tetapi jika ia datang jangan pula berasa takut

Arti peribahasa ombak yang kecil jangan diabaikan adalah perkara kecil yang mungkin mendatangkan bahaya perlu diperhatikan juga

Arti peribahasa orang timpang jangan dicacat, ingat-ingat hari belakang adalah kecelakaan yang menimpa seseorang jangan terlalu dibicarakan karena boleh jadi kita mengalami hal yang sama di kemudian hari

Arti peribahasa pejatian awak, kepantangan orang adalah berselisih pendapat dengan orang banyak

Arti peribahasa pelepah bawah luruh, pelepah atas jangan gelak adalah ingatlah bahwa sekalian yang hidup akan mati

Arti peribahasa pengayuh sama di tangan, perahu sama di air adalah tidak perlu takut-takut (rendah diri) karena sama kekuatannya

Arti peribahasa perahu sudah di tangan, perahu sudah di air adalah sudah siap sedia segala keperluan untuk melakukan suatu pekerjaan

Arti peribahasa samun sakar berdarah tangan adalah setiap perkara baru boleh diputuskan sesudah cukup bukti dan keterangan

Arti peribahasa semut dipijak tidak mati, gajah diarung bergelimpangan semut terpijak tidak mati, alu tertarung patah tiga adalah perihal cara berjalan seorang perempuan yang baik lagi teratur (tidak terlalu lambat dan tidak terlalu cepat)

Arti peribahasa setapak jangan lalu, setapak jangan surut adalah pendirian harus kuat

Arti peribahasa setinggi-tinggi bangau terbang, surutnya ke kubangan adalah sejauh-jauh orang merantau, akhirnya kembali ke tempat asalnya (kampung halamannya) juga

Arti peribahasa siapa pun jadi raja, tanganku ke dahi juga adalah siapa pun berkuasa aku tetap menghormatinya

Arti peribahasa seperti belanda kesiangan adalah orang yang meniru-niru sikap belanda (pada zaman penjajahan)

Arti peribahasa seperti air basuh tangan adalah sesuatu yang mudah didapat

Arti peribahasa seperti bulan kesiangan adalah muka yang sangat pucat

Arti peribahasa seperti kapak naik pemidangan peminangan adalah tidak pada tempatnya

Arti peribahasa seperti kapak naik pemidangan peminangan adalah kurang cukup alat atau kepandaiannya dalam mengerjakan sesuatu

Arti peribahasa seperti lampu kekurangan minyak adalah perihal seseorang yang hidup nya sangat melarat. Seperti lampu kekurangan minyak juga berarti perihal seseorang yang penyakitnya sudah sangat parah (sudah hampir mati)

Arti peribahasa seperti pikat kehilangan mata adalah bingung tidak keruan. Seperti pikat kehilangan mata juga berarti kehilangan akal

Arti peribahasa sudah genap bilangannya adalah sudah sampai ajalnya

Arti peribahasa tali jangan putus, kaitan jangan rekah adalah perkara harus diputus seadil-adilnya agar kedua belah pihak yang beperkara sama-sama senang

Arti peribahasa tangan kanan jangan percaya akan tangan kiri adalah jangan selamanya percaya begitu saja kepada sahabat karena kerap kali sahabat juga yang mencelakakan kita

Arti peribahasa tangan mencencang memetik, menetak bahu memikul adalah siapa yang salah harus menanggung hukuman

Arti peribahasa tangan mencencang bahu memikul adalah siapa yang bersalah harus dihukum. Tangan mencencang bahu memikul juga berarti perbuatan jahat harus diberi hukuman yang setimpal

Arti peribahasa tangan mencencang bahu memikul adalah siapa bersalah harus berani menerima hukuman. Tangan mencencang bahu memikul juga berarti siapa yang berbuat harus berani bertanggung jawab

Arti peribahasa tangan menetak mencencang bahu memikul adalah harus berani menanggung kesalahan yang telah diperbuat

Arti peribahasa tangan menggenggam tangan adalah sangat kikir

Arti peribahasa tempat makan jangan dibenahi adalah kita jangan berbuat tidak senonoh di tempat kita menumpang. Tempat makan jangan dibenahi juga berarti jangan berbuat jahat kepada orang yang berlaku baik kepada kita

Arti peribahasa terikat kaki tangan adalah tidak bebas (berkuasa) lagi

Demikian arti istilah angan-angan di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring edisi III dan juga rangkuman dari berbagai sumber lainnya. Untuk melakukan validasi terhadap keakuratan dari rangkuman kami, silakan kunjungi laman KBBI Daring Resmi dan Tesaurus Daring Resmi untuk istilah angan-angan yang merupakan laman KBBI edisi V (terbaru) dan Tesaurus (terbaru) resmi dari Badan Pengembangan Bahasa Dan Pembukuan, Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan (Kemdikbud).

Lektur.ID merupakan aplikasi web, android dan iOS dengan fitur Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan juga Tesaurus (antonim dan sinonim) daring (dalam jaringan / online) tidak resmi. Meskipun demikian kami selalu berupaya untuk memberikan dan memerbaharui informasi semaksimal dan selengkap mungkin. Selain versi web, kamu juga bisa menginstal aplikasi kami di perangkat android dan iOS secara gratis dengan nama aplikasi Lektur.ID. Untuk kemudahan pembaharuan informasi, kami tidak menyediakan versi offline dari aplikasi kami. Semoga dapat bermanfaat. Anda dapat memberikan kritik, saran dan juga koreksi melalui halaman Hubungi Kami.

Terima kasih

Pencarian

Arti Antonim Sinonim Rima
^