Rizky
RizkySeseorang noobgrammer sekaligus mobile gamer yang selalu tertarik dengan perkembangan teknologi.

Arti Apa

gambar apa ilustrasi

Arti Apa - Apa memiliki 8 arti. Apa adalah sebuah homonim karena arti-artinya memiliki ejaan dan pelafalan yang sama tetapi maknanya berbeda. Apa memiliki arti dalam kelas pronomina atau kata ganti sehingga apa dapat menggantikan nomina atau frasa nomina dan partikel yaitu kata yang tidak tertakluk pada perubahan bentuk dan hanya berfungsi menampilkan unsur yang diiringinya. Apa termasuk dalam ragam bahasa hormat dan cakapan. Apa memiliki arti dalam kelas nomina atau kata benda sehingga apa dapat menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan.

Daftar isi

Arti kata apa

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: pronomina
Ragam: -
Lain: -
Arti kata apa adalah kata tanya untuk menanyakan nama (jenis, sifat) sesuatu
Contoh: Ular apa ini?, pohon apa yang kautanam?

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: pronomina
Ragam: -
Lain: -
Arti kata apa adalah kata tanya untuk pengganti sesuatu
Contoh: Apa yang dimaksudkan orang itu tadi?

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: pronomina
Ragam: -
Lain: -
Arti kata apa adalah kata tanya untuk menanyakan pertalian kekeluargaan
Contoh: (pernah) apamu anak itu?

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: pronomina
Ragam: -
Lain: -
Arti kata apa adalah pengganti sesuatu yang kurang terang. Apa juga berarti pengganti barang sesuatu
Contoh: Ia tidak tahu apa isi kotak itu

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: partikel
Ragam: hormat
Lain: -
Arti kata apa adalah untuk menghaluskan permintaan
Contoh: Sudi apalah kiranya bapak mengabulkan permohonan kami

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: partikel
Ragam: cakapan
Lain: -
Arti kata apa adalah untuk mendahului kalimat tanya
Contoh: Apa tamu itu pamanmu?

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: partikel
Ragam: cakapan
Lain: -
Arti kata apa adalah atau
Contoh: Mau minum teh apa kopi, jadi berangkat hari ini apa besok

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti kata apa adalah buah tanaman sirih

Kata dengan kata dasar apa

Arti kata apaan adalah kata tanya yang digunakan untuk menanyakan tindakan, tanpa mengharapkan jawaban
Contoh: Mainan apaan ini?

Arti kata dipengapakan adalah diperlakukan bagaimana. Dipengapakan juga berarti dibagaimanakan
Contoh: Barang-barang ini harus dipengapakan

Arti kata mengapa adalah kata tanya untuk menanyakan sebab, alasan, atau perbuatan
Contoh: Mengapa kawanmu tidak datang?, sedang mengapa adikmu itu?

Arti kata mengapa adalah bentuk tidak baku dari apa

Arti kata mengapai adalah melakukan sesuatu terhadap

Arti kata mengapakan adalah memperlakukan bagaimana
Contoh: Tidak ada yang berani mengapakannya

Arti kata mengapakan adalah membuat sesuatu terhadap

Istilah dengan kata dasar apa

Arti istilah apa akal adalah bagaimana. Apa akal juga berarti apa yang harus diperbuat

Arti istilah apa boleh buat adalah sudah tidak ada jalan lain lagi. Apa boleh buat juga berarti biarlah karena tidak dapat berbuat lain lagi

Arti istilah apa daya adalah tidak ada kuasa lagi

Arti istilah apa hendak dikata adalah tidak ada lagi yang dapat dikatakan (diperbuat) karena semuanya sudah terjadi

Arti istilah apa kabar adalah ada kabar bagaimana lagi

Arti istilah apa kabar adalah bagaimana keadaannya

Arti istilah apa lacur adalah ungkapan yang menyatakan ketidakberdayaan. Apa lacur juga berarti bagaimana lagi. Apa lacur juga berarti apa daya

Arti istilah apa lagi adalah lebih-lebih. Apa lagi juga berarti tambahan lagi

Arti istilah apa macam adalah bagaimana

Arti istilah apa mau adalah apa boleh buat

Arti istilah apa saja adalah sekalian yang belum diketahui

Arti istilah apa saja adalah segala sesuatu

Arti istilah apa-apa adalah segala apa. Apa-apa juga berarti apa pun. Apa-apa juga berarti segala sesuatu. Apa-apa juga berarti apa saja
Contoh: Tidak ada apa-apa, apa-apa dimakannya, ada apa-apanya, ada sesuatu (yang tersembunyi)

Arti istilah apa-apaan adalah kata tanya untuk menanyakan tindakan dengan agak meremehkan, tanpa mengharapkan jawaban
Contoh: Pekerjaan apa-apaan ini?

Arti istilah mengapa-apai adalah mengapai

Peribahasa dengan kata apa

Arti peribahasa adat teluk timbunan kapal adalah biasanya orang yang berpengaruh (berkuasa dan sebagainya) menjadi tempat orang meminta pertolongan (untuk menyelesaikan perkara dan sebagainya)

Arti peribahasa angin tak dapat ditangkap, asap tak dapat digenggam adalah rahasia tidak selamanya dapat disembunyikan, akhirnya akan terbuka juga

Arti peribahasa apa gunanya kemenyan sebesar tungku kalau tidak dibakar adalah tidak ada gunanya ilmu pengetahuan yang disimpan saja kalau tidak diajarkan kepada orang lain atau tidak dipraktikkan (tidak dimanfaatkan)

Arti peribahasa bagai kapal tidak bertiang adalah perihal negeri atau perkumpulan (perhimpunan) yang tidak mempunyai pemimpin

Arti peribahasa bagai kapas dibusur adalah putih bersih

Arti peribahasa bagai mendapat durian runtuh adalah mendapat keuntungan yang tidak tersangka-sangka atau tidak dengan bersusah payah

Arti peribahasa bagai menyesah kain dapat adalah memakai sesuatu barang (pinjaman) dengan sekehendak hati saja

Arti peribahasa barang siapa menggali lubang, ia akan terperosok ke dalamnya adalah siapa yang berniat (berbuat) jahat terhadap orang lain akan mendapat kecelakaan sendiri

Arti peribahasa barang siapa yang berketuk ialah yang bertelur adalah siapa yang merasa tersindir, dialah yang berbuat seperti yang disindirkan itu

Arti peribahasa belalang dapat menuai adalah dapat keuntungan tanpa disengaja

Arti peribahasa berapa berat mata memandang, berat juga bahu memikul adalah betapapun menderita orang melihat, lebih menderita orang yang mengalami (kesusahan dan sebagainya)

Arti peribahasa berebut buluh tamiang hanyut, tangan luka buluh tamiang tak dapat adalah dua orang yang memperebutkan sesuatu sampai luka-luka, tetapi tidak ada hasilnya

Arti peribahasa berlayar sambil memapan adalah menyelesaikan dua tiga pekerjaan sekaligus

Arti peribahasa bernapas ke luar badan adalah lebih percaya pada pendapat orang lain daripada percaya pada pendapat sendiri

Arti peribahasa bersesapan belukar adalah pekerjaan yang tidak sempurna

Arti peribahasa besar kapal besar gelombang adalah makin tinggi pangkatnya atau makin besar perniagaannya, makin banyak pula risikonya

Arti peribahasa betapa pun lurus paku, ujungnya berkelok juga adalah orang yang jahat, biarpun kelihatan baik, hatinya tetap jahat juga

Arti peribahasa biar telinga rabit, asal dapat bersubang adalah biar badan terasa sakit asal menjadi cantik

Arti peribahasa bingung tak dapat diajar, cerdik tak dapat diikuti adalah berlagak pandai (tidak mau mendengarkan nasihat orang)

Arti peribahasa daging gajah sama dilapah, daging tuma sama dicecah adalah banyak sama banyak, sedikit sama sedikit. Daging gajah sama dilapah, daging tuma sama dicecah juga berarti adil

Arti peribahasa dalam laut boleh diajuk, dalam hati siapa tahu adalah apa yang tersembunyi di dalam hati seseorang tidak dapat kita ketahui

Arti peribahasa dapat durian runtuh adalah mendapat untung dengan tidak bersusah payah

Arti peribahasa dapat kijang teruit adalah mendapat keuntungan tanpa harus bersusah payah

Arti peribahasa dapat tebu rebah adalah mendapat untung

Arti peribahasa dekat dapat ditunjal, jauh dapat ditunjuk adalah perkataan atau pengakuan yang dapat dibuktikan kebenarannya

Arti peribahasa dekat tak tercapai jauh tak berantara adalah menginginkan sesuatu, tetapi tidak mampu untuk mendapatkannya

Arti peribahasa dekat tak tercapai, jauh tak antara adalah sesuatu yang dekat dengan kita, tidak dapat kita ambil karena tiada upaya

Arti peribahasa delapan tapak bayang-bayang adalah alamat waktu kira-kira pukul 08.00

Arti peribahasa dicoba-coba bertanam mumbang, moga-moga tumbuh kelapa adalah dicoba-coba mengusahakan sesuatu yang moga-moga menjadi besar dan mendatangkan hasil

Arti peribahasa dikatakan berhuma lebar, sesapan di halaman adalah memegahkan kekayaan (keberanian dan sebagainya), tetapi tidak ada tanda-tanda kekayaan (keberaniannya)

Arti peribahasa dengan sesendok madu dapat lebih banyak ditangkap serangga daripada dengan cuka sesendok adalah dengan mulut manis serta ramah-tamah lebih banyak diperoleh sahabat (kawan) daripada dengan perkataan yang tajam dan muka yang masam

Arti peribahasa duduk bersama lapang-lapang, duduk seorang sempit-sempit adalah masalah jika dibicarakan dengan banyak orang, akan ada jalan keluarnya atau akan menjadi mudah, sedangkan jika dipendam dan dipikir sendiri akan menemukan jalan buntu

Arti peribahasa duduk seorang bersempit-sempit, duduk bersama berlapang-lapang adalah dengan musyawarah atau secara gotong royong segala sesuatunya mudah dilaksanakan

Arti peribahasa habis kapak berganti beliung adalah sangat rajin bekerja

Arti peribahasa habis umpan kerong tak dapat adalah usaha yang mendatangkan kerugian

Arti peribahasa harapan tak putus sampai jerat tersentak rantus adalah tidak mau berputus asa sampai saat terakhir

Arti peribahasa hati gajah sama dilapah, hati kuman tungau sama dicecah dicecap adalah perolehan (laba) yang banyak dibagi sama banyak, perolehan (laba) yang sedikit dibagi juga sama sedikit

Arti peribahasa hati gajah sama dilapah, hati tuma tungau sama dicecah adalah laba atau rugi sama-sama dirasakan (dibagi secara adil)

Arti peribahasa hitam, hitam gagak, putih, putih udang kapai hitam, hitam bendi, putih, putih sadah adalah yang hina tetap hina meskipun cantik rupanya dan yang mulia tetap mulia meskipun buruk rupanya

Arti peribahasa hitam, hitam tahi minyak dimakan juga, putih-putih ampas kelapa dibuang adalah barang yang buruk tetapi berguna disimpan, barang yang bagus tetapi tidak berguna dibuang

Arti peribahasa ikan belum dapat, airnya sudah keruh adalah pelaksanaan kerja yang tidak tepat (keadaan menjadi buruk sebelum pekerjaan itu selesai)

Arti peribahasa ikan biar dapat, serampang jangan pokah adalah maksud sampai, perkakas tidak rusak

Arti peribahasa ikan biar dapat, serampang jangan pukah adalah biar tercapai maksudnya, tetapi jangan ada sesuatu yang merugikan

Arti peribahasa isi lemak dapat ke orang, tulang bulu pulang ke kita adalah orang lain mendapat senangnya, kita mendapat susahnya saja

Arti peribahasa jauh dapat ditunjuk, dekat dapat ditunjal adalah apa yang dikatakan dapat dibuktikan kebenarannya

Arti peribahasa jika tidak pecah ruyung, di mana boleh mendapat sagu adalah tidak akan tercapai maksud kalau tidak mau berusaha

Arti peribahasa jikalau di hulu airnya keruh, tak dapat tidak di hilirnya keruh juga adalah jika seseorang jahat asalnya, jahat juga kelakuannya

Arti peribahasa kapak menelan beliung adalah yang baik ditukar dengan yang buruk

Arti peribahasa kapal besar ditunda jongkong adalah orang berkuasa yang menurut perintah orang kecil

Arti peribahasa kapal satu nakhoda dua adalah satu pekerjaan yang dikepalai dua orang

Arti peribahasa ke gunung tak dapat angin adalah akan mendapat keuntungan tetapi gagal

Arti peribahasa kecil tapak tangan, nyiru ditadahkan adalah ingin mendapat sebanyak-banyaknya

Arti peribahasa kepala sama berbulu, pendapat berlain-lainan adalah setiap orang berlainan pendapatnya

Arti peribahasa kepala sama hitam berbulu, pendapat berlain-lain adalah tiap orang berlain-lain pendapatnya

Arti peribahasa kerbau seratus dapat digembalakan, manusia seorang tiada terkawal adalah menjaga seorang perempuan lebih sukar daripada menjaga binatang yang banyak

Arti peribahasa kodok dapat bunga sekuntum adalah sia-sia saja (tidak dapat mempergunakan sesuatu yang baik)

Arti peribahasa laki pulang kelaparan, dagang lalu ditanakkan adalah orang lain ditolong, tetapi keluarga sendiri ditelantarkan

Arti peribahasa laki pulang kelaparan, dagang lalu ditanakkan adalah lebih banyak mengindahkan urusan orang lain daripada urusan sendiri

Arti peribahasa mahal dibeli, sukar dijual mahal tak dapat dibeli, murah tak dapat diminta adalah sesuatu yang sukar diperoleh

Arti peribahasa malu makan perut lapar adalah kalau tidak mau berikhtiar, tidak akan mendapat kemajuan

Arti peribahasa mata memandang apa hendak sakit, bahu memikul timpa perasaan seberapa berat mata menentang, berat jua bahu memikul adalah berapa jua susah orang melihat suatu penderitaan yang ditanggung oleh orang lain, terlebih susah jua orang yang menanggungnya

Arti peribahasa mati anak berkalang bapak, mati bapak berkalang anak adalah anak dan bapak wajib tolong-menolong

Arti peribahasa mati gajah tidak dapat belalainya, mati harimau tidak dapat belangnya adalah tahu melakukan perbuatan jahat dan tahu pula menyembunyikan dan menghilangkannya

Arti peribahasa memperlapang kandang musang, mempersempit kandang ayam adalah memberi kesempatan baik kepada orang yang bermaksud jahat

Arti peribahasa mendapat beroleh hidung panjang adalah mendapat malu atau kecewa

Arti peribahasa mendapat badai tertimbakan adalah mendapat untung yang tidak disangka-sangka

Arti peribahasa mendapat panjang hidung adalah mendapat malu

Arti peribahasa mendapat pisang berkubak adalah mendapat keuntungan yang banyak dengan mudah

Arti peribahasa mendapat sama berlaba, kehilangan sama merugi adalah suka duka sama-sama dipikul

Arti peribahasa mendapat tebu rebah adalah mendapat untung tanpa bersusah payah

Arti peribahasa mendapati tanah terbalik adalah mendapati mayat sudah terkubur

Arti peribahasa merapat sambil berlayar berlayar sambil memapan adalah sekali melakukan pekerjaan, dua tiga maksud tercapai

Monyet mendapat bunga, adakah ia tahu akan faedah bunga itu? berarti tidak tahu menghargai suatu barang yang bagus

Arti peribahasa mulut kapuk dapat ditutup, mulut orang tidak adalah rahasia jangan dipercayakan kepada orang lain

Arti peribahasa mumbang jatuh kelapa jatuh adalah semua yang hidup akan mati (tidak memandang umur dan sebagainya)

Arti peribahasa napas tidak sampai kehidung adalah sibuk sekali

Arti peribahasa orang haus diberi air, orang lapar diberi nasi adalah mendapat apa yang sangat diinginkan

Arti peribahasa payah-payah dilamun ombak, tercapai juga tanah tepi adalah setelah beberapa lama menanggung susah, akhirnya tercapai juga cita-citanya

Arti peribahasa perahu papan bermuat intan adalah sesuatu yang tidak layak diperjodohkan

Arti peribahasa pikir dahulu pendapatan, sesal kemudian tidak berguna adalah apabila hendak melakukan atau mengerjakan sesuatu, hendaknya dipertimbangkan lebih dahulu baik buruknya

Arti peribahasa pukat terlabuh, ikan tak dapat adalah pekerjaan yang sia-sia belaka

Arti peribahasa putih tapaknya lari adalah berlari cepat (karena ketakutan)

Arti peribahasa rasa tak mengapa hidung dikeluani adalah orang yang kurang pikir atas sesuatu yang terjadi pada dirinya sehingga mendapat susah juga

Arti peribahasa rendah gunung tinggi harapan adalah harapan yang sangat besar

Arti peribahasa rezeki elang tak akan dapat dimakan oleh musang burung pipit adalah setiap orang ada keuntungannya masing-masing

Arti peribahasa rusak tapai karena ragi adalah usaha yang gagal karena kurang hati-hati mengerjakannya

Arti peribahasa sebagai kera dapat canggung adalah merapatkan dirinya kepada orang yang telah memberi pertolongan

Arti peribahasa sedangkan bah kapal tak hanyut, ini pula kemarau panjang adalah sedangkan waktu berpencaharian tidak tercapai maksudnya, apalagi waktu menganggur

Arti peribahasa sejengkal menjadi sehasta cakapan sejengkal dibawa sehasta adalah melebih-lebihkan hal yang sebenarnya

Arti peribahasa sendok berdengar-dengar, nasi habis budi dapat adalah karena pekerjaan dilakukan kurang hati-hati, akhirnya mendapat malu karena rahasia terbuka kepada orang lain

Arti peribahasa sepasin dapat bersiang adalah mendapat keuntungan tidak dengan sengaja

Arti peribahasa sesal pikir dahulu pendapatan, sesal kemudian tidak berguna adalah pikir dulu masak-masak (baik-baik) sebelum berbuat sesuatu (agar tidak menyesal kelak)

Arti peribahasa setapak jangan lalu, setapak jangan surut adalah pendirian harus kuat

Arti peribahasa si cebol hendak mencapai bulan bintang adalah menghendaki sesuatu yang mustahil tercapai

Arti peribahasa siang bernapas, malam berembun malam berselimut embun, siang bertudung awan adalah sangat miskin (tidak punya rumah)

Arti peribahasa siapa berkotek, siapa bertelur adalah siapa yang bersuara terdahulu, biasanya dialah yang berbuat

Arti peribahasa siapa gatal, dialah menggaruk adalah siapa berkehendak dialah yang harus berbuat

Arti peribahasa siapa lama tahan, menang adalah apabila bekerja dengan tekun dan rajin, tidak tergesa-gesa, lama-kelamaan kerja yang sulit sekali pun akan selesai juga dengan baik

Arti peribahasa siapa makan lada, ialah berasa pedas adalah barang siapa yang bersalah akan merasa tersinggung (oleh sindiran dan sebagainya)

Arti peribahasa siapa melejang siap patah adalah siapa yang bersikeras hendak beroleh barang (pekerjaan), dialah yang harus menderita rugi (kesukaran dan sebagainya)

Siapa melejang, siapa patah siapa melalah, siapa patah. Siapa melejang, siapa patah siapa melalah, siapa patah; siapa menyuruk, siapa bungkuk juga berarti siapa menyuruk, siapa bungkuk berarti orang yang berkeras hendak berbuat sesuatu, dialah yang harus menanggung kesukarannya (kerugiannya dan sebagainya). Siapa melejang, siapa patah siapa melalah, siapa patah; siapa menyuruk, siapa bungkuk juga berarti pekerjaan yang terburu-buru kelak akan merugikan juga

Arti peribahasa siapa menjala, siapa terjun adalah siapa yang menginginkan sesuatu harus berusaha

Arti peribahasa siapa pun jadi raja, tanganku ke dahi juga adalah siapa pun berkuasa aku tetap menghormatinya

Arti peribahasa siapa sakit, siapa menyiuk adalah yang berbuat salah akan merasa jika ada yang menyindir dan sebagainya

Arti peribahasa siapa yang gatal, dialah yang menggaruk adalah orang yang berkehendak (ingin), dialah yang harus berbuat sendiri

Arti peribahasa siapa yang makan cabai, dialah yang berasa pedas kepedasan adalah siapa yang berbuat kurang baik akan merasakan akibatnya

Arti peribahasa siapa yang makan cabai, dialah yang berasa pedas kepedasan adalah siapa yang merasa tersindir berarti telah berbuat seperti yang disindirkan itu

Arti peribahasa seperti cembul dengan tutupnya dapat tutupnya adalah cocok sekali. Seperti cembul dengan tutupnya dapat tutupnya juga berarti sesuai benar

Arti peribahasa seperti kapak naik pemidangan peminangan adalah tidak pada tempatnya

Arti peribahasa seperti kapak naik pemidangan peminangan adalah kurang cukup alat atau kepandaiannya dalam mengerjakan sesuatu

Arti peribahasa seperti kera dapat bunga adalah tiada dapat menghargai keindahan (jasa, nilai, dan sebagainya)

Arti peribahasa seperti kera mendapat bunga seperti kera diberi kaca adalah mendapat sesuatu yang tidak dapat dipergunakan

Arti peribahasa sudah dapat gading bertuah, tanduk tiada berguna lagi adalah setelah mendapatkan yang lebih baik, yang kurang baik ditinggalkan

Arti peribahasa sudah terlalu hilir malam, apa hendak dikata lagi adalah perbuatan salah yang telanjur

Arti peribahasa tali busur tidak selamanya dapat diregang adalah orang tidak selamanya bekerja terus-menerus, tetapi mesti ada istirahatnya

Arti peribahasa tanduk di kepala tak dapat digelengkan adalah tidak dapat mengelakkan diri dari kewajiban yang harus dikerjakan

Arti peribahasa tangguk rapat, keruntung bubus adalah suami pandai mencari uang, tetapi istrinya terlampau pemboros

Arti peribahasa telah dapat gading bertuah, terbuang tanduk kerbau mati adalah karena mendapat yang lebih baik, yang lama atau yang kurang baik dibuang

Arti peribahasa tengah tapak bayang-bayang adalah tengah hari tepat

Arti peribahasa tengah tapak bayang-bayang adalah tengah hari tepat (pukul 12.00)

Arti peribahasa tersesak undang kependekand yang runcing tiada dapat bertenggang lagi adalah habis akal budi (bicara). Tersesak undang kependekand yang runcing tiada dapat bertenggang lagi juga berarti habis ikhtiar sehingga tidak dapat berupaya lagi

Arti peribahasa tohok raja tidak dapat dielakkan adalah sukar menolak kehendak orang yang berkuasa

Arti peribahasa tua-tua keladi kelapa adalah dikatakan kepada orang yang makin tua makin baik atau makin buruk (kelakuannya)

Arti peribahasa tua-tua keladi kelapa adalah dikatakan kepada orang yang makin tua makin baik atau makin buruk (kelakuannya)

Arti peribahasa tuah ayam boleh dilihat, tuah manusia siapa tahu adalah tidak ada orang yang dapat menentukan nasib seseorang

Arti peribahasa tuba habis, ikan tak dapat adalah pekerjaan yang sia-sia (tidak mendapat untung, bahkan mendapat rugi)

Arti peribahasa ucapan bahasa adalah ungkapan (peribahasa)

Arti peribahasa utang emas dapat dibayar, utang budi dibawa mati adalah kebaikan hati orang akan diingat selama-lamanya

Arti peribahasa yang dikandung berceceran, yang dikejar tiada dapat adalah barang yang sudah dimiliki hilang atau habis, sedangkan yang dicari tidak didapat

Arti peribahasa yang dikejar tiada dapat, yang dikandung berceceran adalah karena mengharapkan keuntungan yang lain, yang sudah ada binasa dan habis

Arti peribahasa yang dikejar tidak dapat, yang dikandung berceceran adalah yang diharapkan tidak diperoleh, bahkan yang telah ada menjadi hilang

Demikian arti kata apa di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan juga rangkuman dari berbagai sumber lainnya.

Semoga dapat bermanfaat. Anda dapat memberikan kritik dan saran melalui halaman Hubungi Kami.

Terima kasih

Pencarian

Arti Antonim Sinonim Rima
^