Rizky
RizkySeseorang noobgrammer sekaligus mobile gamer yang selalu tertarik dengan perkembangan teknologi.

Arti Dalam-dalam

gambar dalam-dalam ilustrasi

Arti Dalam-dalam - Dalam-dalam memiliki 2 arti. Dalam-dalam adalah sebuah homonim karena arti-artinya memiliki ejaan dan pelafalan yang sama tetapi maknanya berbeda. Arti dari dalam-dalam dapat masuk ke dalam jenis kiasan sehingga penggunaan dalam-dalam dapat bukan dalam arti yang sebenarnya. Dalam-dalam memiliki arti dalam kelas adverbia atau kata keterangan sehingga dalam-dalam dapat memberikan keterangan kepada kata lain.

Daftar isi

Arti istilah dalam-dalam

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: adverbia
Ragam: -
Lain: -
Arti istilah dalam-dalam adalah banyak-banyak
Contoh: Mengambil napas dalam-dalam

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: kiasan
Kelas: adverbia
Ragam: -
Lain: -
Arti istilah dalam-dalam adalah jauh ke lubuk hati (sehingga betul-betul dapat dihayatinya)
Contoh: Nasihat ibunya diresapi sedalam-dalamnya sehingga menjelma di segala langkahnya

Arti kata dalam

Arti kata dalam adalah jauh ke bawah (dari permukaan). Dalam juga berarti jauh masuk ke tengah (dari tepi)
Contoh: Lukanya cukup dalam

Arti kata dalam adalah paham benar-benar (tentang ilmu pengetahuan dan sebagainya)

Arti kata dalam adalah sampai ke lubuk hati. Dalam juga berarti betul-betul terasakan di hati (tentang cinta, dendam, penderitaan, sakit hati)
Contoh: Cintanya kepada gadis itu sangat dalam

Arti kata dalam adalah mengandung makna (maksud) yang sukar dipahami (tentang perkataan)
Contoh: Perkataan ini dalam maknanya

Arti kata dalam adalah mengandung arti (maksud tertentu)
Contoh: Kata-kata yang diucapkan kepadamu cukup dalam

Arti kata dalam adalah bagian yang di dalam, bukan bagian luar
Contoh: Ketika rumah itu terbakar, anak-anaknya masih ada di dalam

Arti kata dalam adalah lingkungan daerah (negeri, keluarga) sendiri
Contoh: Orang dalam, urusan dalam

Arti kata dalam adalah jeluk
Contoh: Piring dalam

Arti kata dalam adalah batin

Arti kata dalam adalah yang tidak tampak dari luar (tentang penyakit dan sebagainya)
Contoh: Penyakit dalam

Arti kata dalam adalah kata depan untuk menandai tempat yang mengandung isi
Contoh: Dalam rumah itu tidak ada mebel

Arti kata dalam adalah kata depan untuk menandai sesuatu yang dianggap mengandung isi (kiasan)
Contoh: Ceramahnya ia sempat menyinggung ketimpangan ini, kemenangan sudah ada dalam tangannya

Arti kata dalam adalah kata depan untuk menunjukkan kebalikan dari makna di luar
Contoh: Dalam kampung itu terdapat ulama yang pandai-pandai

Arti kata dalam adalah kata depan untuk menandai waktu dalam jangka tertentu
Contoh: Dalam bulan januari

Arti kata dalam adalah

Istilah dengan kata dasar dalam

Arti istilah dalam jaringan adalah terhubung melalui jaringan komputer, internet, dan sebagainya. Dalam jaringan juga berarti daring

Arti istilah dalam jejaring adalah dalam jaringan

Arti istilah dalam negeri adalah lingkungan negeri sendiri

Arti istilah dalam pada itu adalah sementara itu. Dalam pada itu juga berarti bersamaan waktunya dengan itu
Contoh: Dalam pada itu panitia ejaan 1966 dengan jawatan kuasa malaysia mulai berunding

Arti istilah dalam peninggal adalah pada ketika (ayahnya dan sebagainya) tidak ada

Peribahasa dengan kata dalam

Arti peribahasa bagai duri dalam daging adalah sesuatu yang selalu menyakitkan hati atau mengganggu pikiran

Arti peribahasa ada beras, taruh dalam padi adalah rahasia hendaklah disimpan baik-baik

Arti peribahasa adapun manikam itu jika dijatuhkan ke dalam limbahan sekalipun, niscaya tidak hilang cahayanya adalah orang yang asalnya baik jika ia miskin ataupun menjadi suruhan orang, tabiatnya, kelakuannya, dan budi bahasanya tetap baik

Arti peribahasa air beriak tanda tak dalam adalah orang yang banyak cakap (sombong dan sebagainya), biasanya kurang ilmunya

Arti peribahasa air beriak tanda tak dalam adalah orang yang sombong, besar cakap, biasanya tidak berisi

Arti peribahasa anak dipangku dilepaskan, beruk dalam rimba disusukan disusui adalah selalu membereskan (memikirkan) urusan orang lain, sedangkan urusan sendiri diabaikan

Arti peribahasa asam di darat, ikan di laut garam di laut asam di gunung bertemu dalam belanga adalah laki-laki dan perempuan kalau jodoh bertemu juga akhirnya

Arti peribahasa bagai ikan dalam keroncong adalah tidak tertolong lagi. Bagai ikan dalam keroncong juga berarti tidak ada harapan lagi untuk meloloskan diri

Arti peribahasa bagai menghela rambut dalam tepung adalah pekerjaan yang sulit atau pekerjaan yang harus dikerjakan dengan hati-hati sekali

Arti peribahasa barang siapa menggali lubang, ia akan terperosok ke dalamnya adalah siapa yang berniat (berbuat) jahat terhadap orang lain akan mendapat kecelakaan sendiri

Arti peribahasa beriak tanda tak dalam, berguncang tanda tak penuh adalah orang yang suka menyombong pertanda kurang dalam pengetahuannya

Arti peribahasa berkelahi dalam kepuk adalah hal yang sukar diselesaikan

Arti peribahasa berkelahi dalam mimpi adalah berlelah-lelah dengan sia-sia

Arti peribahasa buah manis berulat di dalamnya adalah perkataan yang manis-manis biasanya mengandung maksud yang kurang baik

Arti peribahasa dalam laut boleh diajuk, dalam hati siapa tahu adalah apa yang tersembunyi di dalam hati seseorang tidak dapat kita ketahui

Arti peribahasa dalam madu berisi empedu adalah dalam perkataan yang manis-manis biasanya berisi tipu daya yang tidak baik

Arti peribahasa dangkal telah keseberangan, dalam telah keajukan adalah telah diketahui benar bagaimana isi hatinya (perangainya)

Arti peribahasa di luar bagai madu, di dalam bagai empedu adalah kelihatan bagus, tetapi sebenarnya tidak demikian halnya

Arti peribahasa di luar merah di dalam pahit adalah kelihatan bagus, tetapi sebenarnya tidak demikian halnya

Arti peribahasa diuji sama merah, dalam hati ditail sama berat adalah sudah cocok benar (tentang suami istri)

Arti peribahasa dalam rumah membuat rumah adalah mencari keuntungan untuk diri sendiri ketika bekerja pada orang lain

Arti peribahasa elok kata dalam mufakat, buruk kata di luar mufakat adalah apa yang hendak dikerjakan sebaiknya dibicarakan dulu dengan teman sejawat atau kaum keluarga, dan sebagainya

Arti peribahasa garam di laut, asam di gunung bertemu dalam belanga juga adalah laki-laki dan perempuan kalau jodoh bertemu juga akhirnya

Arti peribahasa gula di mulut, ikan dalam belanga adalah sudah dalam kekuasaan kita

Arti peribahasa hilang kilat dalam kilau adalah (kepandaian, kebesaran, dan sebagainya) tidak menonjol lagi sesudah berada bersama orang-orang pandai, orang-orang terkenal, dan sebagainya

Arti peribahasa ikan di laut, asam di gunung, bertemu dalam belanga adalah biarpun tinggal berjauhan, kalau sudah jodoh akan menjadi suami istri juga

Arti peribahasa ikan lagi di laut, lada garam sudah dalam sengkalan adalah bersiap-siap mengecap hasil pekerjaan yang belum pasti berhasil

Arti peribahasa kain dalam lipatan adalah perempuan yang berbuat jahat (mesum) dengan sembunyi- sembunyi

Arti peribahasa kelik-kelik dalam baju adalah musuh dalam selimut

Arti peribahasa kilat di dalam kilau adalah ada maksud tertentu yang terselubung dalam perkataan (gerak-gerik dan sebagainya)

Arti peribahasa lubuk dalam, si kitang yang empunya adalah setiap orang berkuasa di lingkungan sendiri

Arti peribahasa mandi dalam cupak adalah serba tanggung (tidak cukup)

Arti peribahasa manis mulutnya bercakap seperti sautan manisan, di dalam bagai empedu adalah mulut manis (perkataan yang manis-manis) biasanya berisi tipu semu di dalamnya

Arti peribahasa masak di luar mentah di dalam adalah orang yang kelihatan baik pada lahirnya, tetapi hatinya jahat. Masak di luar mentah di dalam juga berarti mulut manis, tetapi hati busuk

Arti peribahasa memahat di dalam baris, berkata dalam pusaka adalah mengerjakan sesuatu sebagaimana mestinya

Arti peribahasa memancing dalam belanga adalah mencari keuntungan dalam lingkungan keluarga (kawan sendiri)

Arti peribahasa membeli kucing dalam karung adalah membeli sesuatu tidak dengan melihat barangnya

Arti peribahasa memepas dalam belanga adalah mencari keuntungan dalam lingkungan (keluarga, teman) sendiri

Arti peribahasa mempertinggi tempat jatuh, memperdalam tempat kena adalah sengaja membesar-besarkan kesalahan sendiri sehingga mendapat hukuman (kerugian) yang berat

Arti peribahasa mencari jejak dalam air adalah melakukan perbuatan yang sia-sia

Arti peribahasa mencari kutu dalam ijuk adalah melakukan pekerjaan yang sia-sia

Arti peribahasa mencari umbut dalam batu adalah melakukan pekerjaan yang sia-sia

Arti peribahasa mengail dalam belanga, menggunting dalam lipatan adalah mempergunakan kesempatan untuk keuntungan pribadi tanpa memikirkan nasib kawan akibat perbuatan itu

Arti peribahasa mengembalikan manikam ke dalam cembulnya adalah memikirkan kembali apa-apa yang telah dikatakan

Arti peribahasa menggunting dalam lipatan adalah mencelakakan kawan (saudara dan sebagainya) sendiri

Arti peribahasa menggunting dalam lipatan adalah mencelakakan kawan sendiri

Arti peribahasa menohok kawan seiring, menggunting dalam lipatan adalah mencelakakan teman sendiri

Arti peribahasa menyelami air dalam tonggak adalah amat sukar mengajuk hati orang

Arti peribahasa menyenduk kuah dalam pengat adalah pekerjaan yang sia-sia

Arti peribahasa musuh dalam selimut adalah musuh di kalangan sendiri

Arti peribahasa musuh dalam selimut adalah musuh yang amat dekat (dari lingkungan keluarga sendiri dan sebagainya)

Arti peribahasa pelanduk di cerang rimba pelanduk di dalam cerang adalah sangat gelisah ketakutan

Arti peribahasa pelanduk di dalam cerang di cerang rimba adalah kehilangan akal atau gelisah sekali (karena ketakutan, menghadapi bahaya, dan sebagainya)

Arti peribahasa pepat di luar, rancung pancunya di dalam adalah baik (suci dan sebagainya) pada lahirnya, tetapi batinnya (hatinya) jahat

Arti peribahasa semanis manis gula ada pasir di dalamnya manis-manis gula berpasir jua, sepahit-pahit jadam menjadi obat adalah bujuk rayu yang lemah-lembut adalah berisi tipu dan perkataan yang keras itu kadang-kadang menjadi kebajikan diri

Arti peribahasa semisal udang dalam tangguk adalah sedang dalam kesusahan (kesukaran)

Arti peribahasa seperti api dalam sekam adalah hal-hal tidak baik yang tidak tampak

Arti peribahasa seperti api makan di dalam sekam adalah perasaan cinta kasih (dendam dan sebagainya) yang tersembunyi

Arti peribahasa seperti buah kedempung, di luar berisi di dalam kosong adalah orang yang sombong (banyak cakap), padahal tidak ada kelebihannya

Arti peribahasa seperti gula dalam mulut adalah pekerjaan yang sangat mudah. Seperti gula dalam mulut juga berarti sesuatu yang sudah dikuasai

Arti peribahasa seperti ikan dalam air adalah senang sekali

Arti peribahasa seperti ikan dalam belat adalah tidak dapat melepaskan diri lagi (dari tangan musuh)

Arti peribahasa seperti ikan dalam tebat adalah rezeki yang sudah hampir dalam tangan

Arti peribahasa seperti menangkap ikan dalam belanga adalah sesuatu yang sudah pasti akan didapat

Arti peribahasa seperti sebuah biji tersesat dalam rumput adalah orang yang hina tidak kelihatan oleh orang

Arti peribahasa seperti sebuah biji tersesat dalam rumput adalah sesuatu yang kecil

Arti peribahasa tahu di dalam lubuk adalah tahu benar akan seluk beluk suatu perkara

Arti peribahasa taruh beras dalam padi adalah menyimpan rahasia baik-baik

Arti peribahasa teluknya dalam, rantaunya sakti adalah tidak mudah dikalahkan

Arti peribahasa tempayan tertiarap dalam air adalah orang yang tidak mau mendengarkan nasihat (pengajaran)

Arti peribahasa teralang-alang bagaikan sampah dalam mata adalah hinaan dan sebagainya yang selalu teringat dan terasa di dalam hati

Arti peribahasa udang dalam tangguk adalah sangat gelisah (susah dan sebagainya)

Demikian arti istilah dalam-dalam di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan juga rangkuman dari berbagai sumber lainnya.

Semoga dapat bermanfaat. Anda dapat memberikan kritik dan saran melalui halaman Hubungi Kami.

Terima kasih

Pencarian

Arti Antonim Sinonim Rima
^