Desa

Desa memiliki 6 arti. Desa adalah sebuah homonim karena arti-artinya memiliki ejaan dan pelafalan yang sama tetapi maknanya berbeda. Desa memiliki arti dalam kelas nomina atau kata benda sehingga desa dapat menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan. Desa termasuk dalam ragam bahasa klasik.

Berikut ini adalah definisi desa menurut rangkuman dari berbagai referensi.
gambar desa ilustrasi

Pengertian

Kelas: nomina (kata benda)
Desa adalah kesatuan wilayah yang dihuni oleh sejumlah keluarga yang mempunyai sistem pemerintahan sendiri (dikepalai oleh seorang kepala desa)

Kelas: nomina (kata benda)
Desa adalah kelompok rumah di luar kota yang merupakan kesatuan
Contoh: Di desa itu belum ada listrik

Kelas: nomina (kata benda)
Desa adalah udik atau dusun (dalam arti daerah pedalaman sebagai lawan kota)
Contoh: Ia hidup tenteram di desa terpencil di kaki gunung

Kelas: nomina (kata benda)
Ragam: klasik
Desa adalah tanah. Desa juga berarti tempat. Desa juga berarti daerah

Kata Turunan

Kedesaan adalah sifat atau keadaan desa. Kedesaan juga berarti perihal daerah
Contoh: Dia mulai berlaku layaknya anak orang kaya, meninggalkan tradisi kedesaanyang selama ini masih dia genggam erat

Pedesaan adalah perdesaan

Perdesaan adalah daerah permukiman penduduk yang sangat dipengaruhi oleh kondisi tanah, iklim, dan air sebagai syarat penting bagi terwujudnya pola kehidupan agraris penduduk di tempat itu

Gabungan Kata

Desa abdi adalah desa yang ditempati oleh pegawai atau bawahan sultan (di banten)

Desa kaputihan adalah desa yang terletak di dekat masjid atau pusat peribadahan yang didiami orang-orang saleh

Desa merah adalah desa yang memiliki penduduk miskin lebih dari 30%

Desa mijen adalah desa yang diserahkan oleh raja kepada keluarga tertentu dan mereka dibebaskan dari pajak tanah

Desa pakuncen adalah desa yang dibebani kewajiban menjaga kuburan

Desa perdikan adalah desa yang dibebaskan dari kewajiban membayar pajak kepada pemerintah pusat (pada zaman kerajaan)

Desa peristiwa adalah desa yang terbentuk karena adanya kegiatan transmigrasi

Desa praja adalah kesatuan masyarakat hukum yang mempunyai batas daerah tertentu, berhak mengurus rumah tangga sendiri, memilih penguasa, dan mempunyai harta benda sendiri

Desa swadaya adalah desa yang masih terikat oleh tradisi karena taraf pendidikannya relatif rendah, produksi diarahkan untuk kebuTuhan primer keluarga, dan komunikasi ke luar sangat terbatas

Desa swakarya adalah desa yang sudah agak longgar adat-istiadatnya karena pengaruh luar, mengenal teknologi pertanian, dan taraf pendidikan warganya relatif lebih tinggi jika dibandingkan dengan desa lainnya

Desa swasembada adalah desa yang lebih maju daripada desa swakarya dan tidak terikat lagi oleh adat-istiadat yang ketat

Kedesa-desaan adalah berlaku (berlagak) sebagai orang desa

Kedesa-desaan adalah bersuasana desa

Kesimpulan

Desa adalah kesatuan wilayah yang dihuni oleh sejumlah keluarga yang mempunyai sistem pemerintahan sendiri (dikepalai oleh seorang kepala desa). Arti lainnya dari desa adalah kelompok rumah di luar kota yang merupakan kesatuan. Contoh, di desa itu belum ada listrik.