Rizky
RizkySeseorang noobgrammer sekaligus mobile gamer yang selalu tertarik dengan perkembangan teknologi.

Arti Hendak

gambar hendak ilustrasi

Arti Hendak - Hendak memiliki 1 arti. Hendak memiliki arti dalam kelas adverbia atau kata keterangan sehingga hendak dapat memberikan keterangan kepada kata lain.

Daftar isi

Arti kata hendak

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: adverbia
Ragam: -
Lain: -
Arti kata hendak adalah mau. Hendak juga berarti akan. Hendak juga berarti bermaksud akan
Contoh: Pamannya hendak pergi jauh, ia hendak mengadakan pesta perpisahan

Kata dengan kata dasar hendak

Arti kata berkehendak adalah bermaksud hendak. Berkehendak juga berarti berharap akan. Berkehendak juga berarti berkemauan akan
Contoh: Ia berkehendak menjadi guru

Arti kata berkehendak adalah mempunyai kehendak. Berkehendak juga berarti berkemauan keras. Berkehendak juga berarti bersemangat
Contoh: Anak itu berkehendak menjadi juara kelas

Arti kata hendaklah adalah seharusnya. Hendaklah juga berarti mudah-mudahan
Contoh: Hendaklah kalian dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru

Arti kata kehendak adalah kemauan. Kehendak juga berarti keinginan dan harapan yang keras
Contoh: Demikianlah kehendak orang tuanya

Arti kata menghendaki adalah menginginkan. Menghendaki juga berarti memerlukan. Menghendaki juga berarti meminta. Menghendaki juga berarti memaksudkan
Contoh: Seluruh bangsa menghendaki negara kesatuan

Arti kata sekehendak adalah satu kehendak

Arti kata sekehendak adalah semaunya. Sekehendak juga berarti menurut kemauan sendiri

Istilah dengan kata dasar hendak

Arti istilah hendak akan adalah hendakkan

Arti istilah hendak kan adalah ingin akan memiliki (mengambil dan sebagainya)
Contoh: Hendak kankan uang sebanyak-banyaknya

Peribahasa dengan kata hendak

Arti peribahasa ada sampan hendak berenang adalah sengaja berpayah-payah padahal sebenarnya tidak perlu berbuat begitu

Arti peribahasa awak tikus hendak menampar kepala kucing adalah menghendaki sesuatu yang tidak mungkin diperoleh atau terjadi

Arti peribahasa bagai si lumpuh hendak merantau adalah tidak mungkin dikerjakan

Arti peribahasa belalang hendak menjadi elang adalah orang bodoh (hina) berlaku seperti orang pandai (terhormat)

Arti peribahasa belum bergigi hendak mengunyah menggigit adalah hendak melakukan sesuatu, tetapi belum ada sarananya

Arti peribahasa belum bertaji hendak berkokok adalah belum berilmu (kaya, kuasa, dan sebagainya) sudah hendak menyombongkan diri

Arti peribahasa belum punya kuku hendak mencubit adalah belum mempunyai kekuasaan sudah hendak mencari-cari kesalahan orang

Arti peribahasa belum tegak hendak berlari adalah lekas-lekas hendak marah, sebelum mengetahui benar kesalahan orang yang hendak dimarahi. Belum tegak hendak berlari juga berarti belum duduk sudah belunjur

Arti peribahasa berkurai hendak memanjat kayu adalah sesuatu yang mustahil tercapai (terjadi dan sebagainya)

Arti peribahasa beroleh sehasta hendak sedepa adalah sudah diberi sedikit, mau minta lebih lagi

Arti peribahasa bungkuk kail hendak mengena adalah tipu muslihat untuk mencari keuntungan

Arti peribahasa buntat hendak jadi kemala adalah tidak tahu diri

Arti peribahasa cacing hendak menjadi naga adalah orang hina hendak menyamai orang besar

Arti peribahasa diberi betis hendak paha adalah diberi sedikit minta banyak lagi atau semuanya

Arti peribahasa diberi betis hendak paha adalah diberi sedikit lalu menginginkan yang banyak (semuanya)

Arti peribahasa diberi kepala hendak bahu adalah diberi sedikit lalu minta banyak

Arti peribahasa diberi kuku hendak mencekam adalah diberi kekuasaan, lalu hendak berbuat sewenang-wenang

Arti peribahasa diberi kuku hendak mencengkam adalah diberi kuasa sedikit, lalu hendak berbuat sewenang-wenang

Arti peribahasa diberi kuku hendak mencengkam adalah baru diberi kekuasaan sedikit sudah hendak menindas orang lain

Arti peribahasa diberi sejari hendak setelempap adalah orang yang diberi sedikit ingin lebih banyak lagi

Arti peribahasa diberi sejengkal hendak sehasta diberi sehasta hendak sedepa adalah diberi sedikit lalu hendak minta lebih banyak lagi

Arti peribahasa hendak berminyak-minyak air adalah memuji-muji seseorang sesudah orang itu difitnah dan dicemarkan namanya

Arti peribahasa hendak megah, berlawan lebih adalah makin banyak musuh makin besar kemasyhurannya

Arti peribahasa hendak menangguk ikan, tertangguk batang adalah mengharapkan untung, tetapi yang diperoleh kerugian

Arti peribahasa hendak menggaruk tidak berkuku adalah hendak berbuat sesuatu, tetapi tidak berkemampuan

Arti peribahasa hendak mulia bertabur urai adalah jika orang ingin mendapatkan kemuliaan atau ingin mulia di mata orang lain, hendaklah berani mengeluarkan uang, jangan kikir

Arti peribahasa hendak panjang terlalu patah adalah yang suka meninggikan diri akan cepat jatuh

Arti peribahasa hendak terbang tiada bersayap adalah hendak berbuat sesuatu, tetapi tidak ada sarana

Arti peribahasa hendak ulam pucuk menjulai pucuk dicinta ulam tiba adalah mendapat sesuatu yang lebih daripada yang dikehendaki

Arti peribahasa hidup segan mati tak hendak adalah hidup yang merana (karena sakit terus-menerus, melarat, sengsara, dan sebagainya)

Arti peribahasa katak hendak jadi lembu adalah orang hina (miskin, rendah) hendak menyamai orang besar (kaya dan sebagainya). Katak hendak jadi lembu juga berarti congkak. Katak hendak jadi lembu juga berarti sombong

Arti peribahasa keledai hendak dijadikan kuda adalah orang bodoh hendak disamakan dengan orang pandai

Arti peribahasa kelekatu hendak terbang ke langit adalah hendak mencapai sesuatu yang tidak mungkin

Arti peribahasa kepak singkat, terbang hendak tinggi adalah kemampuan sedikit, cita-cita tinggi

Arti peribahasa mata memandang apa hendak sakit, bahu memikul timpa perasaan seberapa berat mata menentang, berat jua bahu memikul adalah berapa jua susah orang melihat suatu penderitaan yang ditanggung oleh orang lain, terlebih susah jua orang yang menanggungnya

Arti peribahasa mati puyuh hendakkan ekor adalah menghendaki sesuatu yang tidak mungkin tercapai

Arti peribahasa memilin kacang hendak mengebat, memilin jering hendak berisi adalah melakukan perbuatan atau tindakan dengan maksud tertentu

Arti peribahasa menangis daun bangun-bangun hendak sama dengan hilir air adalah perbuatan yang sia-sia hendak menyamai orang lain yang melebihi dirinya

Arti peribahasa menghendaki urat lesung adalah menghendaki sesuatu yang tidak mungkin

Arti peribahasa minta pucuk pada alu menghendaki pucuk alu adalah menghendaki sesuatu yang tidak mungkin tercapai

Arti peribahasa pacet hendak menjadi ular adalah orang hina (miskin) berlaku sebagai orang besar (kaya). Pacet hendak menjadi ular juga berarti berharapkan yang bukan-bukan

Arti peribahasa pucuk dicinta ulam tiba hendak ulam pucuk menjulai adalah mendapat sesuatu yang lebih daripada apa yang diharapkan

Arti peribahasa sayap singkat, terbang hendak jauh adalah hendak berbuat sesuatu yang melebihi kemampuan

Arti peribahasa seperlunya maka hendak menutup lubang adalah sesudah mendapat celaka, baru ingat akan ikhtiar

Arti peribahasa sesak berundur-undur, hendak lari malu, hendak menghambat tak lalu adalah sudah tidak dapat melawan, tetapi pura-pura masih sanggup bertahan

Arti peribahasa si cebol hendak mencapai bulan bintang adalah menghendaki sesuatu yang mustahil tercapai

Arti peribahasa seperti belanda minta tanah, diberi kuku hendak menggarut adalah apabila seseorang diberi sedikit, ia meminta lebih banyak lagi

Arti peribahasa seperti pinggan dengan mangkuk salah sedikit hendak berantuk adalah perselisihan antara suami istri atau kaum keluarga merupakan hal yang biasa

Arti peribahasa sudah arang-arang hendak minyak pula adalah sesudah dicemarkan nama seseorang, hendak bermanis-manis pula kepada orang itu

Arti peribahasa sudah lulus maka hendak melantai adalah sudah celaka baru ingat

Arti peribahasa sudah terlalu hilir malam, apa hendak dikata lagi adalah perbuatan salah yang telanjur

Arti peribahasa tiang pandak hendak menyamai tiang panjang adalah hendak meniru-niru perbuatan orang besar atau kaya, akhirnya diri binasa

Arti peribahasa udang hendak mengatai ikan adalah tidak insaf akan aibnya sendiri

Demikian arti kata hendak di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan juga rangkuman dari berbagai sumber lainnya.

Semoga dapat bermanfaat. Anda dapat memberikan kritik dan saran melalui halaman Hubungi Kami.

Terima kasih

Pencarian

Arti Antonim Sinonim Rima
^