Kaki Naik, Kepala Turun

Kaki naik, kepala turun berasal dari kata dasar kaki. Arti dari kaki naik, kepala turun dapat masuk ke dalam jenis peribahasa.

Berikut ini adalah definisi kaki naik, kepala turun menurut rangkuman dari berbagai referensi.
gambar kaki naik, kepala turun ilustrasi

Pengertian

Dasar: kaki
Jenis: peribahasa
Kaki naik, kepala turun adalah selalu sibuk bekerja

Kata Dasar

Kaki adalah anggota badan yang menopang tubuh dan dipakai untuk berjalan (dari pangkal paha ke bawah)

Kaki adalah bagian tungkai (kaki) yang paling bawah
Contoh: Kakinya tidak dapat menapak lagi

Kaki adalah bagian suatu benda yang menjadi penopang (penyangga) yang berfungsi sebagai kaki
Contoh: Kaki meja, kaki kursi itu patah satu

Kaki adalah bagian yang bawah
Contoh: Kaki bukit (gunung), kaki rumah (dasar rumah)

Kaki adalah kata penggolong bagi payung
Contoh: Sekaki payung

Kaki adalah ukuran panjang, 12 inci (?? 0,3048 m)
Contoh: Gunung setinggi 4.000 kaki dari permukaan laut dapat didakinya juga

Kaki adalah bagian kaki unggas yang kasar dan bersisik

Kaki adalah kakek. Kaki juga berarti aki

Kaki adalah kesemek

Kata Turunan

Berkaki adalah ada kakinya. Berkaki juga berarti mempunyai (memakai) kaki
Contoh: Kerbau berkaki empat

Berkaki adalah bersandar (bergantung)
Contoh: Ia masih berkaki pada orang tuanya

Mengaki adalah turut bekerja dengan tidak mendapat upah (sebagai magang)
Contoh: Sembilan bulan hamba mengaki, baru diangkat menjadi pegawai

Mengaki adalah mengabdi. Mengaki juga berarti menghamba. Mengaki juga berarti menurut segala perintah
Contoh: Raja yang garang sekalipun niscaya tunduk mengaki kepadanya

Gabungan Kata

Kaki belalang adalah bentuk kaki yang indah

Kaki celana adalah bagian celana (panjang) yang menutupi kaki

Kaki gajah adalah penyakit beri-beri basah (disertai tungkai membengkak)

Kaki gunung adalah lereng gunung bagian bawah

Kaki hutan adalah tepi hutan

Kaki jantang adalah kaki yang tidak lurus (tentang kaki kuda)

Kaki jenjang adalah bagian bawah suatu jenjang

Kaki kuning adalah kepodang

Kaki langit adalah batas pandangan secara horizontal yang seolah-olah langit bagian bawah berbatas dengan permukaan bumi (laut). Kaki langit juga berarti horizon. Kaki langit juga berarti cakrawala

Kaki lima adalah lantai diberi atap sebagai penghubung rumah dengan rumah

Kaki lima adalah serambi muka (emper) toko di pinggir jalan (biasanya berukuran lima kaki, biasanya dipakai sebagai tempat berjualan)

Kaki lima adalah (lantai di) tepi jalan

Kaki mantra adalah kelompok suku kata yang merupakan kesatuan metrik sajak

Kaki meja adalah bagian penopang (penyangga) meja, yang menyerupai kaki

Kaki sajak adalah dua atau tiga suku kata yang tidak bertekanan lalu diikuti oleh suku kata yang bertekanan (di dalam puisi)

Kaki seribu adalah luing

Kaki sudah terlangkahkan adalah sudah dilakukan (diperbuat). Kaki sudah terlangkahkan juga berarti sudah telanjur

Kaki tangan adalah kaki dan tangan

Kaki tangan adalah orang yang diperalat orang lain untuk membantu

Kaki telanjang adalah kaki ayam

Kaki tiga adalah penyangga (pada kamera dan sebagainya) yang terdiri atas tiga batang yang dapat dilipat. Kaki tiga juga berarti tripod

Peribahasa

Berjalan peliharakan kaki, berkata peliharakan lidah adalah ingat-ingat selalu dalam berbuat sesuatu

Jadi mata telinga jadi kaki tangan adalah seseorang yang menjadi harapan atau kepercayaan, yang selalu memberi pertolongan

Kaki naik, kepala turun adalah selalu sibuk bekerja

Kaki terdorongbadan merasa, lidah terdorongemas padahannya adalah segala janji harus ditepati

Kaki terdorongbadan merasa, lidah terdorongemas padahannya adalah apa yang telah dikatakan harus dilaksanakan

Kaki terdorongbadan merasa, lidah terdorongemas padahannya adalah jika berbuat sesuatu harus berani menanggung akibatnya

Kaki tertarung, inai padahannya mulut terdorong, emas padahannya adalah harus berani menanggung akibat perbuatan atau janji sendiri

Kaki untut dipakaikan gelang adalah memakai sesuatu untuk memperelok diri, tetapi malah bertambah buruk

Kalau kena tampar, biar dengan tangan yang pakai cincin, kalau kena tendang, biar dengan kaki yang pakai kasut adalah jika diberi malu oleh perempuan, lebih baik oleh perempuan baik-baik daripada oleh perempuan jalang

Kumbang tidak seekor bunga tidak sekaki adalah masih banyak pria (wanita) lain tempat menambatkan hati

Lain dulang lain kaki, lain orang lain hati adalah tiap-tiap orang berlainan kesukaannya

Terikat kaki tangan adalah tidak bebas (berkuasa) lagi

Tolak tangga berayun kaki adalah membuang kehidupan yang sudah enak

Kesimpulan

Kaki naik, kepala turun adalah selalu sibuk bekerja.