Rizky
RizkySeseorang noobgrammer sekaligus mobile gamer yang selalu tertarik dengan perkembangan teknologi.

Arti Kata Hi Di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

gambar hi ilustrasi

Arti hi - Hi memiliki 1 arti. Hi memiliki arti dalam kelas partikel yaitu kata yang tidak tertakluk pada perubahan bentuk dan hanya berfungsi menampilkan unsur yang diiringinya.

Daftar isi

Daftar arti kata hi

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: partikel
Ragam: -
Lain: -
Arti kata hi adalah kata seru untuk menyatakan jijik atau ngeri

Daftar peribahasa dengan kata hi

Arti peribahasa adapun manikam itu jika dijatuhkan ke dalam limbahan sekalipun, niscaya tidak hilang cahayanya adalah orang yang asalnya baik jika ia miskin ataupun menjadi suruhan orang, tabiatnya, kelakuannya, dan budi bahasanya tetap baik

Arti peribahasa adat hidup tolong-menolong, syariat palu-memalu adalah dalam kehidupan sehari-hari harus saling menolong, dalam agama saling membantu

Arti peribahasa alang-alang berdawat biarlah hitam adalah jika mengerjakan sesuatu janganlah tanggung-tanggung

Arti peribahasa anak ayam kehilangan induk adalah ribut dan bercerai-berai karena kehilangan tumpuan

Arti peribahasa antan patah lesung hilang adalah tertimpa berbagai musibah (kecelakaan, kesusahan)

Antan patah, lesung hilang berarti kemalangan yang bertimbun-timbun

Arti peribahasa ayam hitam terbang malam adalah sukar ketahuan (tentang perkara dan sebagainya)

Arti peribahasa bagai kerakap tumbuh di di atas batu, hidup enggan mati tak mau adalah hidup dalam kesukaran (kemelaratan) terus-menerus

Arti peribahasa bagai kinantan hilang taji adalah seseorang yang telah kehilangan penghargaan

Arti peribahasa banyak menelan garam hidup adalah banyak pengalaman hidup

Arti peribahasa batu hitam tak bersanding adalah tampaknya lemah lembut, tetapi keras hatinya (sukar mengalahkannya, melawannya, dan sebagainya)

Arti peribahasa belum tentu hilir mudiknya adalah belum tentu keputusan atau kesudahan suatu hal atau perkara

Arti peribahasa berani hilang tak hilang, berani mati tak mati adalah melakukan pekerjaan hendaklah jangan tanggung-tanggung atau takut-takut

Arti peribahasa berhitung nasib peruntungan adalah membicarakan nasib

Arti peribahasa berkayuh sambil ke hilir adalah sekali melakukan pekerjaan dua tiga maksud tercapai

Arti peribahasa berkelahi di ekor alahan adalah mempertengkarkan sesuatu yang sudah beres (selesai) atau yang kurang penting

Arti peribahasa berkelahi dalam kepuk adalah hal yang sukar diselesaikan

Arti peribahasa berkelahi dalam mimpi adalah berlelah-lelah dengan sia-sia

Arti peribahasa bersarak serasa hilang, bercerai serasa mati adalah seseorang yang sangat rindu karena perceraian dengan kekasihnya

Arti peribahasa biar dahi berluluk asal tanduk mengena adalah apa pun akan dilakukan asal maksud tercapai

Arti peribahasa buta kehilangan adalah dalam keadaan yang sangat sulit

Arti peribahasa campak bunga dibalas dengan campak tahi adalah memberi kebaikan dibalas dengan kejahatan

Arti peribahasa dahi kiliran taji adalah dahi yang licin

Arti peribahasa dahi sehari bulan adalah dahi yang elok bentuknya

Arti peribahasa dekat mencari suku, jauh mencari hindu adalah mencari pertalian keluarga. Dekat mencari suku, jauh mencari hindu juga berarti menyusur galur

Arti peribahasa di luar merah di dalam pahit adalah kelihatan bagus, tetapi sebenarnya tidak demikian halnya

Arti peribahasa di muka di puncak hidung adalah dekat sekali di depan orang

Arti peribahasa daripada hidup bercermin bangkai lebih baik mati berkalang tanah adalah daripada menanggung malu lebih baik mati

Arti peribahasa daripada hidup bercermin bangkai, lebih baik mati berkalang tanah daripada hidup berlumur tahi, lebih baik mati bertimbun bunga adalah daripada hidup menanggung malu, lebih baik mati

Arti peribahasa esa hilang, dua terbilang adalah berusaha terus dengan keras hati hingga maksud tercapai

Arti peribahasa hangat hangat tahi ayam adalah kemauan yang tidak tetap atau tidak kuat

Arti peribahasa hanyut dipintasi, lulus diselami, hilang dicari adalah menolong orang pada waktu kesusahan

Arti peribahasa harum menghilangkan bau adalah keburukan tidak kelihatan karena tertutup oleh nama (perbuatan) yang baik

Arti peribahasa hidung dicium pipi digigit adalah kasih sayang yang semu, pura-pura saja

Arti peribahasa hidung laksana kuntum seroja, dada seperti mawar merekah adalah perihal menyatakan keelokan bentuk hidung dan dada perempuan

Arti peribahasa hidung seperti dasun tunggal adalah bentuk hidung yang bagus, bulat di muka dan lancip ke belakang. Hidung seperti dasun tunggal juga berarti mancung

Arti peribahasa hidung tak mancung, pipi tersorong-sorong adalah orang yang tidak turut campur dalam suatu pekerjaan menjadi susah dan yang patut susah berdiam diri

Arti peribahasa hidup bertimba uang adalah hidup boros (serba mewah, banyak membelanjakan uang)

Arti peribahasa hidup di ujung gurung orang adalah orang yang hidup melarat

Arti peribahasa hidup dikandung adat, mati dikandung tanah adalah selama hidup orang harus taat pada adat kebiasaan dalam masyarakat

Arti peribahasa hidup dua muara adalah mempunyai dua macam mata pencaharian

Arti peribahasa hidup dua muara adalah hidup dengan dua mata pencaharian

Arti peribahasa hidup kayu berbuah, hidup manusia biar berjasa adalah pada waktu kita hidup sebaiknya berbuat baik untuk diri sendiri dan untuk masyarakat

Arti peribahasa hidup sandar-menyandar umpama aur dengan tebing adalah perihal orang berlaki istri yang berkasih-kasihan. Hidup sandar-menyandar umpama aur dengan tebing juga berarti perihal orang bersahabat yang setia dan saling menolong

Arti peribahasa hidup segan mati tak hendak adalah hidup yang merana (karena sakit terus-menerus, melarat, sengsara, dan sebagainya)

Arti peribahasa hidup segan, mati tak embuh adalah hidup merana, selalu sakit-sakit saja

Arti peribahasa hidup seperti musang adalah tentang orang jahat (pencuri) yang pada siang hari tidak kelihatan tetapi pada malam hari merayap mencari mangsanya

Arti peribahasa hidup tidak karena doa, mati tidak karena sumpah adalah orang harus berusaha dengan tenaga dan pikiran sendiri dan tidak mengharapkan pertolongan orang lain

Arti peribahasa hilang bini boleh dicari, hilang budi badan celaka adalah apabila kutukan orang tuanya belum dicabut, celakalah hidupnya nanti

Arti peribahasa hilang di mata di hati jangan adalah biarpun telah pergi jauh, jangan melupakan orang yang ditinggalkan

Arti peribahasa hilang dicari, terapung direnangi, terbenam diselami adalah hal atau perkara yang tersembunyi, lalu diperiksa

Arti peribahasa hilang geli karena gelitik adalah kecanggungan akan hilang apabila telah menjadi kebiasaan

Arti peribahasa hilang kabus, teduh hujan adalah telah senang (aman dan sebagainya) kembali sehabis menderita kesusahan dan sebagainya

Arti peribahasa hilang kilat dalam kilau adalah (kepandaian, kebesaran, dan sebagainya) tidak menonjol lagi sesudah berada bersama orang-orang pandai, orang-orang terkenal, dan sebagainya

Arti peribahasa hilang rona karena penyakit, hilang bangsa tidak beruang adalah orang yang tidak berharta (beruang) kurang dihargai orang

Arti peribahasa hilang satu sepuluh gantinya adalah sekali-kali janganlah putus asa

Arti peribahasa hilang sepuh tampak senam adalah tampak kejahatannya sesudah terbuka kedoknya

Arti peribahasa hilang tak bercari, lulus tak berselami adalah tidak dipedulikan lagi

Arti peribahasa hilang tak tentu rimbanya, mati tak tentu kuburnya adalah hilang lenyap tanpa bekas. Hilang tak tentu rimbanya, mati tak tentu kuburnya juga berarti pergi tidak pernah kembali, bahkan tidak ada kabar beritanya lagi

Arti peribahasa hilir malam mudik tak singgah, daun nipah dikatakan daun abu adalah merasa malu, segan, dan sebagainya karena sudah berutang budi atau karena perkariban

Arti peribahasa hinggap bak langau, titik bak hujan adalah suatu hal yang tiba-tiba saja terjadi, tanpa diketahui lebih dahulu

Arti peribahasa hitam bagai pantat belanga adalah sangat buruk (tentang tabiat seseorang)

Arti peribahasa hitam di atas putih adalah dengan tertulis, tidak hanya dengan perkataan (tentang perjanjian dan sebagainya)

Arti peribahasa hitam dikatakan putih, putih dikatakan hitam adalah tidak mengatakan yang sebenarnya (yang baik dikatakan buruk dan sebaliknya)

Arti peribahasa hitam mata itu mana boleh bercerai dengan putihnya adalah orang yang sedang bercinta tidak mudah dipisahkan

Arti peribahasa hitam sebagai kuali adalah sangat hitam

Arti peribahasa hitam seperti dawat adalah hitam berkilat-kilat

Arti peribahasa hitam tahan tempa, putih tahan sesah adalah tetap tidak berubah. Hitam tahan tempa, putih tahan sesah juga berarti tahan uji

Arti peribahasa hitam, hitam gagak, putih, putih udang kapai hitam, hitam bendi, putih, putih sadah adalah yang hina tetap hina meskipun cantik rupanya dan yang mulia tetap mulia meskipun buruk rupanya

Arti peribahasa hitam, hitam gula jawa adalah hitam tetapi manis

Arti peribahasa hitam, hitam kereta api, putih-putih kapur sirih adalah jangan disangka yang buruk rupanya itu selamanya kurang harganya, malah yang indah kelihatan itu adakalanya kurang harganya

Arti peribahasa hitam, hitam tahi minyak dimakan juga, putih-putih ampas kelapa dibuang adalah barang yang buruk tetapi berguna disimpan, barang yang bagus tetapi tidak berguna dibuang

Arti peribahasa hujan panas permainan hari, senang susah permainan hidup adalah telah biasa bahwa kehidupan manusia ada kalanya susah, ada kalanya senang

Arti peribahasa ikan di hulu, tuba di hilir adalah perbuatan yang sia-sia

Arti peribahasa ikhtiar menjalani untung menyudahi adalah orang harus berusaha, jika ingin mencapai suatu maksud (tercapai atau tidaknya bergantung kepada nasib)

Arti peribahasa jahit sudah kelindan putus adalah telah selesai sama sekali

Arti peribahasa jauh bau bunga, dekat bau tahi adalah sanak saudara yang apabila jauh selalu terkenang, apabila dekat selalu bertengkar

Arti peribahasa jauh berjalan banyak dilihat, lama hidup banyak dirasa adalah sudah berpengalaman banyak

Arti peribahasa jikalau di hulu airnya keruh, tak dapat tidak di hilirnya keruh juga adalah jika seseorang jahat asalnya, jahat juga kelakuannya

Arti peribahasa kalau bangkai galikan kuburnya, kalau hidup sediakan buaiannya adalah lebih baik menunggu dengan tenang apa yang akan terjadi, lalu mempertimbangkan langkah apa yang akan diambil

Arti peribahasa ke hulu kena bubu, ke hilir kena tengkalak adalah tidak dapat terhindar dari bahaya

Arti peribahasa ke hulu menongkah surut, ke hilir menongkah pasang adalah orang yang selalu sial

Arti peribahasa ke hulu menongkah surut, ke hilir menongkah pasang adalah selalu sial

Arti peribahasa ke mudik tentu hulunya, ke hilir tentu muaranya adalah suatu maksud atau niat hendaklah tentu wujud atau tujuannya. Ke mudik tentu hulunya, ke hilir tentu muaranya juga berarti kokoh, baik dalam soal yang kecil-kecil maupun dalam soal yang besar-besar

Arti peribahasa kepala sama hitam berbulu, pendapat berlain-lain adalah tiap orang berlain-lain pendapatnya

Arti peribahasa kera menegurkan tahinya adalah membukakan kehinaan sendiri

Arti peribahasa ketahuan hina mulianya adalah mengetahui kedudukan yang sebenarnya

Arti peribahasa ketika gagak putih, bangau hitam adalah zaman dahulu sekali

Arti peribahasa kuning oleh kunyit, hitam oleh arang adalah mudah dihasut atau dipuji

Arti peribahasa kurang taksir, hilang laba adalah kurang hati-hati mungkin akan mendatangkan kerugian (kesusahan dan sebagainya)

Arti peribahasa lalu penjahit lalu kelindan adalah apabila daya upaya yang pertama telah berhasil, daya upaya yang lain pun akan lulus pula

Lalu penjahit, lalu kelindan berarti kalau usaha yang pertama berhasil, usaha yang berikut pun akan berhasil

Arti peribahasa lebih baik mati berkalang tanah daripada hidup bercermin bangkai adalah lebih baik mati daripada menanggung malu

Arti peribahasa lemak manis jangan ditelan, pahit jangan dimuntahkan adalah suatu perundingan, jikalau baik sekalipun jangan terus diterima dan jika kurang baik jangan pula terus ditolak, hendaklah dipikirkan dalam-dalam dan ditimbang baik-baik dahulu baik jeleknya

Arti peribahasa lulus tidak berselam, hilang tidak bercari adalah orang yang menderita sengsara, tetapi tidak ada yang mau menolong

Arti peribahasa makan sudah terhidang, jamu belum jua datang adalah gadis yang telah besar, sudah patut bersuami, tetapi orang belum ada yang datang meminangnya

Arti peribahasa malang celaka raja genggang, anak terbeli tunjang hilang adalah hal orang yang malang, waktu diperoleh maksud yang kedua, yang sudah di tangan hilang pula

Arti peribahasa malu tercoreng di kening dahi adalah mendapat malu besar

Arti peribahasa manis jangan lekas ditelan, pahit jangan lekas dimuntahkan adalah segala sesuatu hendaknya ditimbang baik-baik dahulu sebelum diterima atau ditolak

Arti peribahasa mara hinggap mara terbang, enggang lalu ranting patah adalah seseorang yang tidak berbuat suatu kesalahan, tetapi pada waktu terjadi suatu kejahatan ia yang dituduh berbuat kesalahan itu

Arti peribahasa mati-mati berdawat biar hitam mati-mati mandi biar basah adalah tiap-tiap pekerjaan janganlah dilakukan kepalang tanggung, janganlah diusahakan separuh jalan melainkan dikerjakan sampai pada kesudahannya

Arti peribahasa melanggar benang hitam adalah melanggar pantangan. Melanggar benang hitam juga berarti melanggar adat resam

Arti peribahasa melangkahi ular adalah melakukan sesuatu yang berbahaya

Arti peribahasa memakan habis-habisan, menyuruh hilang-hilang adalah jika merahasiakan sesuatu, hendaklah dilakukan dengan sebaik-baiknya

Arti peribahasa menangis daun bangun-bangun hendak sama dengan hilir air adalah perbuatan yang sia-sia hendak menyamai orang lain yang melebihi dirinya

Arti peribahasa menanti putih gagak hitam adalah mengharap sesuatu yang tidak mungkin didapat

Arti peribahasa mendapat beroleh hidung panjang adalah mendapat malu atau kecewa

Arti peribahasa mendapat panjang hidung adalah mendapat malu

Arti peribahasa mendapat sama berlaba, kehilangan sama merugi adalah suka duka sama-sama dipikul

Arti peribahasa mendukung biawak hidup adalah melakukan sesuatu atau mempunyai anak (istri dan sebagainya) yang sangat menyusahkan

Arti peribahasa menengadah ke langit hijau adalah tidak ada harapan akan mendapat pertolongan

Arti peribahasa menguak-nguak bagai hidung gajah adalah bernapas terengah-engah

Arti peribahasa menyuruk hilang-hilang, memakan habis-habis adalah menyembunyikan suatu kehendak sesempurna-sempurnanya

Arti peribahasa mudik menyongsong arus, hilir menyongsong pasang adalah tentang usaha yang mendapat rintangan dari kiri dan kanan namun diteruskan juga

Arti peribahasa musim kemarau menghilirkan baluk adalah melakukan usaha yang tidak sesuai dengan musimnya (waktunya)

Arti peribahasa napas tidak sampai kehidung adalah sibuk sekali

Arti peribahasa pahit dahulu, manis kemudian adalah hendaklah ditentukan syarat-syarat yang nyata dahulu supaya tidak timbul perselisihan di belakang (dalam membuat perjanjian)

Arti peribahasa pahit meninggal adalah orang yang kelihatannya baik, tetapi sebenarnya curang

Arti peribahasa pantang kutu dicukur, pantang manusia dihinakan adalah tiada orang yang mau dihinakan

Arti peribahasa patah tumbuh hilang berganti adalah yang hilang (mati) selalu ada penggantinya

Arti peribahasa patah tumbuh hilang berganti adalah seorang pemimpin apabila meninggal tentu akan ada penggantinya

Arti peribahasa potong hidung rusak muka adalah orang yang berbuat kurang baik terhadap keluarga sendiri akan beroleh malu juga

Arti peribahasa potong hidung rusak muka adalah perbuatan kurang baik pada kaum keluarganya sendiri sehingga dia sendiri juga mendapat malu

Arti peribahasa pucuk diremas dengan santan, urat direndam dengan tengguli, lamun peria pahit juga adalah orang yang tabiatnya jahat, sekalipun diberi kekayaan dan pangkat, sifatnya tidak akan berubah

Arti peribahasa putus kelikir, rompong hidung adalah sesuatu yang hendak dikuasai menjadi terlepas sama sekali

Arti peribahasa rambut sama hitam, hati masing-masing adalah tiap-tiap orang mempunyai pendapat yang berlainan

Arti peribahasa rambut sama hitam, hati masing-masing adalah setiap orang mempunyai pendapat (kemauan) masing-masing

Arti peribahasa rasa tak mengapa hidung dikeluani adalah orang yang kurang pikir atas sesuatu yang terjadi pada dirinya sehingga mendapat susah juga

Arti peribahasa rendah bilang-bilang disuruki, tinggi kayu ara dilangkahi adalah berbuat sesuatu atau menghadapi seseorang hendaklah menurut patutnya

Arti peribahasa sambil berdendangbiduk hilir adalah melakukan dua pekerjaan bersama-sama (sekaligus)

Arti peribahasa sebaik-baiknya hidup teraniaya adalah sekali-kali jangan merugikan atau mencelakakan orang lain sekalipun kita dirugikan atau dicelakakannya

Arti peribahasa sedap dahulu pahit kemudian adalah bersenang-senang dahulu, akhirnya mendapat kesusahan

Arti peribahasa sehabis kelahi teringat silat adalah sesudah persoalan (pekerjaan) selesai, teringat cara yang baik untuk menyelesaikannya

Arti peribahasa sehina semalu adalah seia sekata. Sehina semalu juga berarti senasib

Arti peribahasa sehina semalu adalah seia sekata. Sehina semalu juga berarti senasib

Arti peribahasa selama gagak hitam, selama air hilir adalah selama-lamanya

Arti peribahasa semanis manis gula ada pasir di dalamnya manis-manis gula berpasir jua, sepahit-pahit jadam menjadi obat adalah bujuk rayu yang lemah-lembut adalah berisi tipu dan perkataan yang keras itu kadang-kadang menjadi kebajikan diri

Arti peribahasa seorang ke hilir seorang ke mudik adalah tidak ada persesuaian perasaan dan pikiran antara laki bini, sahabat, dan sebagainya

Arti peribahasa siapa pun jadi raja, tanganku ke dahi juga adalah siapa pun berkuasa aku tetap menghormatinya

Arti peribahasa seperti beranak besar hidung adalah perihal seseorang yang sebentar-sebentar menengok atau memperlihatkan barang yang baru diperolehnya

Arti peribahasa seperti kambing dikupas hidup-hidup adalah menderita takut (sakit dan sebagainya) yang amat sangat

Arti peribahasa seperti kerbau dicocok hidung adalah selalu menurut saja karena kebodohannya

Arti peribahasa seperti kerbau dicocok hidung adalah menurut saja

Arti peribahasa seperti pikat kehilangan mata adalah bingung tidak keruan. Seperti pikat kehilangan mata juga berarti kehilangan akal

Arti peribahasa sudah tahu peria pahit adalah penyesalan yang sia-sia (sebab sudah tahu kurang baik, tetapi diperbuat juga)

Arti peribahasa sudah terlalu hilir malam, apa hendak dikata lagi adalah perbuatan salah yang telanjur

Arti peribahasa tak akan takkan lari gunung dikejar, hilang kabut tampaklah dia adalah jangan tergesa-gesa dalam mengerjakan (mencapai) sesuatu yang telah pasti

Arti peribahasa tak kan lari gunung dikejar, hilang kabut tampaklah dia adalah sesuatu yang sudah pasti (diperoleh) sehingga tidak perlu tergopoh-gopoh (diburu-buru) benar dalam mengerjakannya

Arti peribahasa tak sungguh seluang melaut, akhirnya balik ke tepi juga adalah tidak betah tinggal di perantauan. Tak sungguh seluang melaut, akhirnya balik ke tepi juga juga berarti orang yang meninggalkan kaumnya (keluarganya), tetapi akhirnya kembali juga

Arti peribahasa tak tentu hilir mudiknya adalah tidak tentu ujung pangkalnya, tidak tentu asal muasalnya

Arti peribahasa tak tentu hilirnya, tidak berketentuan hulu hilirnya adalah tidak tentu maksud dan tujuannya

Arti peribahasa tak terkayuhkan lagi biduk hilir adalah sudah lemah sekali (tak kuasa lagi melanjutkan usaha)

Arti peribahasa telah berasap hidungnya adalah telah memperoleh keuntungan setelah lama menderita kekurangan

Arti peribahasa tempat makan jangan dibenahi adalah kita jangan berbuat tidak senonoh di tempat kita menumpang. Tempat makan jangan dibenahi juga berarti jangan berbuat jahat kepada orang yang berlaku baik kepada kita

Arti peribahasa terbang bertumpu hinggap mencekam adalah jika merantau hendaklah menghubungi (mencari) kaum kerabat tempat menumpangkan diri

Arti peribahasa tercoreng arang di dahi kening, muka adalah mendapat malu

Arti peribahasa terpijak benang arang hitam tampak adalah berbuat sesuatu harus berani menanggung akibat

Arti peribahasa tiada berketentuan hulu hilirnya adalah tidak tentu maksud dan tujuannya

Arti peribahasa tiada mengetahui hulu hilirnya adalah tidak mengetahui ujung pangkalnya (tidak tahu apa-apa dalam suatu urusan)

Arti peribahasa tidak dibawa orang sehilir semudik adalah tidak dibawa orang bergaul (tersisih) dalam masyarakat karena suatu sebab atau karena tingkah lakunya tidak disetujui masyarakat

Arti peribahasa tingkalak menghadap mudik, lukah menghadap hilir adalah segala sesuatu menurut adatnya (sifatnya, kelazimannya)

Arti peribahasa tuak terbeli, tunjang hilang adalah mendapat celaka (kekecewaan dan sebagainya)

Arti peribahasa tuak terbeli, tunjang hilang adalah mendapat celaka (kekecewaan dan sebagainya)

Arti peribahasa tunggang hilang berani mati adalah tidak takut apa pun

Arti peribahasa yang lahir menunjukkan yang batin adalah kelakuan orang menunjukkan tabiatnya atau perasaan hatinya

Demikian arti kata hi di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan juga rangkuman dari berbagai sumber lainnya.

Semoga dapat bermanfaat. Anda dapat memberikan kritik dan saran melalui halaman Hubungi Kami.

Terima kasih

Pencarian

Arti Antonim Sinonim Rima