Rizky
RizkySeseorang noobgrammer sekaligus mobile gamer yang selalu tertarik dengan perkembangan teknologi.

Arti Kata Iri Di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

gambar iri ilustrasi

Arti iri - Iri memiliki 1 arti. Iri memiliki arti dalam kelas adjektiva atau kata sifat sehingga iri dapat mengubah kata benda atau kata ganti, biasanya dengan menjelaskannya atau membuatnya menjadi lebih spesifik.

Daftar isi

Daftar arti kata iri

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: adjektiva
Ragam: -
Lain: -
Arti kata iri adalah kurang senang melihat kelebihan orang lain (beruntung dan sebagainya). Iri juga berarti cemburu. Iri juga berarti sirik. Iri juga berarti dengki
Contoh: Barangkali ia iri terhadap adiknya yang diberi uang, sedangkan ia tidak

Daftar kata dengan kata dasar iri

Arti kata keirian adalah kecemburuan melihat kelebihan orang lain
Contoh: Dalam kehidupan suami-istri, keirian semacam ini akan bisa memunculkan tudingan kurang menyenangkan

Arti kata mengiri adalah iri hati (kepada). Mengiri juga berarti merasa iri
Contoh: Jangan sekali-kali mengiri kalau teman-teman mendapat kesenangan

Arti kata mengiri adalah menuju (membelok, menepi, dan sebagainya) ke kiri
Contoh: Akibat kecelakaan itu, kaca belakang mobil pecah, pintunya rusak, sedangkan setirnya selalu mengiri

Arti kata mengiri adalah berubah arah angin yang melawan arah jarum jam (ke kiri) di kedua belahan bumi

Arti kata pengiri adalah orang yang mudah iri hati

Daftar peribahasa dengan kata iri

Arti peribahasa anak sendiri disayangi, anak tiri dibengkengi adalah bagaimanapun adilnya seseorang, kepentingan sendiri juga yang diutamakan

Arti peribahasa bagai unta menyerahkan diri adalah amat patuh menurut perintah. Bagai unta menyerahkan diri juga berarti mengaku salah dan bertobat. Bagai unta menyerahkan diri juga berarti menyerah dan menurut

Arti peribahasa bergaduk diri, saku-saku diterbangkan angin adalah banyak membual, tetapi kantongnya kosong

Arti peribahasa bersawah seperempat piring, ke sawah sama dengan orang adalah orang miskin yang bertingkah laku sebagai orang kaya

Arti peribahasa besi baik dibajai diringgiti adalah barang yang sudah baik ditambah baik lagi

Arti peribahasa biduk tiris menanti karam adalah sudah tidak tertolong lagi

Arti peribahasa di padang orang berlari, di padang sendiri berjingkat adalah tabiat orang tamak, mau menerima pemberian orang, tetapi tidak mau memberi

Arti peribahasa diiringi menyepak, dikemudiankan menanduk adalah serba menyusahkan orang (misalnya tidak diajak berunding marah, diajak berunding pendiriannya tidak tegas)

Arti peribahasa dirintang siamang berbual adalah asyik melihat sesuatu yang tidak berguna untuk menghabiskan waktu

Arti peribahasa duduk meraut ranjau, tegak meninjau jarak duduk meraut ranjau, berdiri melihat musuh adalah selalu bekerja dengan waspada

Arti peribahasa duduk meraut ranjau, tegak meninjau jarak duduk meraut ranjau, berdiri melihat musuh adalah selalu bekerja dengan waspada

Arti peribahasa duduk sama rendah, tegak berdiri sama tinggi adalah sejajar kedudukannya (tingkatnya atau martabatnya)

Arti peribahasa guru kencing berdiri, murid kencing berlari adalah kelakuan murid (orang bawahan) selalu mencontoh guru (orang atas-annya)

Arti peribahasa hitam, hitam kereta api, putih-putih kapur sirih adalah jangan disangka yang buruk rupanya itu selamanya kurang harganya, malah yang indah kelihatan itu adakalanya kurang harganya

Arti peribahasa hujan emas di negeri orang, hujan batu di negeri sendiri, baik jua di negeri sendiri hujan keris lembing di negeri kita, hujan emas perak di negeri orang, baik adalah sebaik-baik negeri orang tidak sebaik negeri sendiri

Arti peribahasa jangan dilepaskan tangan kanan, sebelum tangan kiri berpegang adalah jangan melepaskan pekerjaan yang ada sebelum mendapat pekerjaan (pencaharian) yang baru

Arti peribahasa kalau guru makan berdiri, maka murid makan berlari adalah kelakuan murid mencontoh kelakuan guru, biasanya dalam hal yang tidak baik

Arti peribahasa kalau pandai menggulai badar pun menjadi tenggiri adalah orang yang pandai, meskipun kurang alat syaratnya, dapat juga mengerjakan sesuatu dengan baik

Arti peribahasa kalau pandai menggulai, badar jadi tenggiri adalah kalau pandai mengatur (menyusun dan sebagainya), barang yang kurang baik pun akan menjadi baik juga. Kalau pandai menggulai, badar jadi tenggiri juga berarti ikan sia. Kalau pandai menggulai, badar jadi tenggiri juga berarti ikan sia-sia

Arti peribahasa kemiri jatuh ke pangkalnya adalah beroleh tempat yang pantas. Kemiri jatuh ke pangkalnya juga berarti kembali ke tempat asalnya

Arti peribahasa manusia tertarik oleh tanah airnya, anjing tertarik oleh piringnya adalah orang yang berakal itu jauh pemandangannya, tetapi orang yang bodoh hanya memikirkan keperluan perutnya, kalau ia telah kenyang sudah tidak menghendaki apa-apa lagi

Arti peribahasa masuk dari kuping kiri keluar lewat kuping kanan adalah tidak mendengarkan nasihat

Arti peribahasa masuk ke telinga kanan, keluar ke telinga kiri adalah tidak dimasukkan ke dalam ingatan (tentang nasihat, pelajaran)

Arti peribahasa memagar diri bagai aur adalah hanya memikirkan diri sendiri

Arti peribahasa mengairi sawah orang adalah menguntungkan orang lain

Arti peribahasa menggenggam tiada tiris adalah sangat menghemat

Arti peribahasa mengukur baju di badan sendiri adalah menentukan baik buruknya sesuatu menurut perasaan diri sendiri

Arti peribahasa menohok kawan seiring, menggunting dalam lipatan adalah mencelakakan teman sendiri

Arti peribahasa menohok kawan seiring adalah mencelakakan kawan sendiri

Arti peribahasa rumah gedang ketirisan adalah istri yang tidak mampu mendatangkan kebahagiaan kepada suami

Arti peribahasa sauk menyauk air mandikan diri adalah hidup dengan usahanya sendiri

Arti peribahasa sawah berpematang berpiring ladang berbintalak adalah segala sesuatu ada batasnya

Arti peribahasa seikat bagai sirih, serumpun bagai serai adalah seia sekata. Seikat bagai sirih, serumpun bagai serai juga berarti sehina semalu. Seikat bagai sirih, serumpun bagai serai juga berarti bersama-sama menanggung untung dan rugi atau senang dan derita

Arti peribahasa seiring bertukar jalan sekandang tidak sebau, seia bertukar sebut adalah berlainan pendapat (caranya) meskipun maksudnya sama

Arti peribahasa seiring bertukar jalan, seia bertukar sebut adalah kedua pihak semaksud dan sepaham, tetapi berlain cara melaksanakannya

Arti peribahasa sekebat bagai sirih adalah sepakat dalam perkumpulan (rapat)

Arti peribahasa serumpun bagai serai, selubang seliang bagai tebu serumpun bagai serai, seikat bagai sirih adalah seia sekata. Serumpun bagai serai, selubang seliang bagai tebu serumpun bagai serai, seikat bagai sirih juga berarti rukun sekali

Arti peribahasa serumpun bagai serai, selubang seliang bagai tebu serumpun bagai serai, seikat bagai sirih adalah seia sekata. Serumpun bagai serai, selubang seliang bagai tebu serumpun bagai serai, seikat bagai sirih juga berarti rukun sekali

Arti peribahasa sirih naik junjungan patah adalah baru hendak naik derajat kehidupannya sudah mendapat kesusahan

Arti peribahasa sirih pulang ke gagang adalah sudah pada tempatnya. Sirih pulang ke gagang juga berarti kembali seperti semula

Arti peribahasa tangan kanan jangan percaya akan tangan kiri adalah jangan selamanya percaya begitu saja kepada sahabat karena kerap kali sahabat juga yang mencelakakan kita

Arti peribahasa telah mengguncang girik adalah sudah tua sekali

Arti peribahasa tercubit paha kiri, paha kanan pun berasa sakit adalah jika salah seorang anggota keluarga menderita sesuatu, anggota yang lain pun turut merasakan

Arti peribahasa termakan di cirit berendang adalah termakan guna-guna sehingga dikuasai benar oleh orang lain

Arti peribahasa tertumbuk biduk dikelokkan, tertumbuk kata dipikiri adalah kalau mendapat kesukaran dan sebagainya hendaklah selalu berikhtiar untuk menghindari atau mengatasinya

Arti peribahasa tertumbuk biduk dikelokkan, tertumbuk kata dipikiri adalah jangan putus asa

Arti peribahasa ukur baju di badan sendiri adalah menganggap atau menilai orang lain sama dengan anggapan atau penilaian terhadap diri sendiri

Arti peribahasa umpama air digenggam tiada tiris adalah hal orang yang sangat kikir, tidak sedikit pun terbuka tangannya untuk menolong orang yang sengsara

Demikian arti kata iri di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan juga rangkuman dari berbagai sumber lainnya.

Semoga dapat bermanfaat. Anda dapat memberikan kritik dan saran melalui halaman Hubungi Kami.

Terima kasih

Pencarian

Arti Antonim Sinonim Rima