Rizky
RizkySeseorang noobgrammer sekaligus mobile gamer yang selalu tertarik dengan perkembangan teknologi.

Arti Kata Mengakankan Di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

gambar mengakankan ilustrasi

Arti mengakankan - Mengakankan memiliki 1 arti. Mengakankan berasal dari kata dasar akan. Mengakankan memiliki arti dalam kelas verba atau kata kerja sehingga mengakankan dapat menyatakan suatu tindakan, keberadaan, pengalaman, atau pengertian dinamis lainnya.

Daftar isi

Daftar arti kata mengakankan

Dasar: akan
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: verba
Ragam: -
Lain: -
Arti kata mengakankan adalah mengandaikan. Mengakankan juga berarti memisalkan

Daftar arti kata akan

Arti kata akan adalah (untuk menyatakan sesuatu yang hendak terjadi, berarti) hendak
Contoh: Disangkanya hari akan hujan

Arti kata akan adalah (sebagai kata perangkai untuk menghubungkan verba dan sebagainya dengan pelengkapnya yang berarti)
Contoh: Kepada

Arti kata akan adalah mengenai. Akan juga berarti tentang. Akan juga berarti terhadap
Contoh: Akan harta peninggalan orang tuanya itu tiada dipikirkannya lagi

Arti kata akan adalah untuk
Contoh: Uang ini dapat kaupakai akan pembayar utangmu

Daftar kata dengan kata dasar akan

Arti kata akanan adalah yang masih akan diselesaikan

Arti kata berakan adalah seakan-akan. Berakan juga berarti seolah-olah

Arti kata berseakan adalah berbuat seperti

Arti kata keakanan adalah waktu (peristiwa) yang akan datang

Arti kata keseakanan adalah lagak seakan-akan

Arti kata mengakan adalah mengarah. Mengakan juga berarti bermaksud (hendak)
Contoh: Orang yang mengakan untuk mencari tujuan yang satu

Arti kata mengakankan adalah mengandaikan. Mengakankan juga berarti memisalkan

Daftar istilah dengan kata dasar akan

Arti istilah akan tetapi adalah penghubung antarkalimat atau antarparagraf untuk menyatakan hal yang bertentangan atau tidak selaras. Akan tetapi juga berarti namun
Contoh: Akan tetapi tetapi masalahnya tidak semudah itu

Arti istilah akan-akan adalah mirip benar. Akan-akan juga berarti hampir sama benar

Arti istilah seakan-akan adalah sama benar halnya dengan. Seakan-akan juga berarti seolah-olah. Seakan-akan juga berarti seperti

Daftar peribahasa dengan kata akan

Arti peribahasa air diminum rasa duri, nasi dimakan rasa sekam adalah tidak enak makan dan minum (karena terlalu sedih dan sebagainya)

Arti peribahasa api makan sekam dedak adalah perbuatan jahat (dendam dan sebagainya) yang tidak tampak

Arti peribahasa arang itu jikalau dibasuh dengan air mawar sekalipun, tiada akan putih adalah tabiat orang yang dasarnya sudah buruk, tidak akan dapat diperbaiki lagi

Arti peribahasa badak makan anak adalah ayah membuang anaknya karena takut akan musnah kebesarannya (pada raja-raja zaman dahulu)

Arti peribahasa bagai budak-budak makan pisang adalah tidak mudah ditipu dan sebagainya

Arti peribahasa bagai kucing dibawakan lidi adalah sangat ketakutan

Arti peribahasa bagai pahat, tidak ditukul tidak makan adalah orang yang hanya mau bekerja apabila diperintah

Arti peribahasa bagai serangkak tertimbakan adalah berjalan miring karena cacat pada tubuhnya

Arti peribahasa bagai si bisu berasian bermimpi, terasa ada terkatakan tidak adalah tidak dapat mengatakan meskipun tahu (mengerti)

Arti peribahasa barang siapa menggali lubang, ia akan terperosok ke dalamnya adalah siapa yang berniat (berbuat) jahat terhadap orang lain akan mendapat kecelakaan sendiri

Arti peribahasa belakang parang lagi jika diasah niscaya tajam adalah sebodoh bodohnya orang, jika berusaha dan belajar akan menjadi pandai

Arti peribahasa benci akan mencit rengkiang disunu adalah sebab takut akan bahaya yang kecil, dibuanglah keuntungan yang banyak

Arti peribahasa berjalan peliharakan kaki, berkata peliharakan lidah adalah ingat-ingat selalu dalam berbuat sesuatu

Arti peribahasa berkaing-kaing dulu maka makan adalah baru dapat makan sesudah bekerja berat (sukar hidupnya)

Arti peribahasa berkata peliharakan lidah adalah hendaklah berhati-hati mengeluarkan perkataan

Arti peribahasa berkotakan bernegerikan, berkubukan betis adalah mengembara ke mana-mana (tidak tetap tempat tinggalnya)

Arti peribahasa beroleh badar tertimbakan adalah mendapat keuntungan yang tidak disangka-sangka

Arti peribahasa bertepuk sebelah tangan tidak akan berbunyi adalah kasih sayang tidak mungkin datang dari satu pihak

Arti peribahasa besi baik tiada berkarat budi baik tak dilupakan adalah perbuatan yang baik selamanya terpuji

Arti peribahasa bodoh-bodoh sepat, tak makan pancing emas adalah meskipun bodoh, dapat juga memilih mana yang baik dan mana yang buruk untuk dirinya

Arti peribahasa bukan budak makan pisang adalah bukan orang yang dapat dipermainkan (ditipu)

Arti peribahasa cakap berlauk-lauk, makan dengan sambal lada adalah cakapnya seperti orang berada, padahal sesungguhnya hidupnya serba kekurangan

Arti peribahasa condong yang akan menimpa adalah perbuatan yang mendatangkan celaka

Arti peribahasa condong yang akan menongkat, rebah yang akan menegakkan adalah pemimpin yang akan membantu anak buahnya kalau mereka dalam kesusahan

Arti peribahasa dikatakan berhuma lebar, sesapan di halaman adalah memegahkan kekayaan (keberanian dan sebagainya), tetapi tidak ada tanda-tanda kekayaan (keberaniannya)

Arti peribahasa disangka tiada akan mengaram, ombak yang kecil diabaikan adalah tiada mengindahkan bahaya yang kecil, akhirnya tertimpa bencana besar

Arti peribahasa ditetak belah, dipalu belah, tembikar juga akan jadinya adalah walau bagaimanapun disiksa dan disakiti akhirnya kalau mati tetap jadi mayat

Arti peribahasa enak lauk dikunyah-kunyah, enak kata diperkatakan adalah merundingkan sesuatu hendaknya berkali-kali supaya hasilnya baik

Arti peribahasa hilir malam mudik tak singgah, daun nipah dikatakan daun abu adalah merasa malu, segan, dan sebagainya karena sudah berutang budi atau karena perkariban

Arti peribahasa hitam dikatakan putih, putih dikatakan hitam adalah tidak mengatakan yang sebenarnya (yang baik dikatakan buruk dan sebaliknya)

Arti peribahasa hitam, hitam tahi minyak dimakan juga, putih-putih ampas kelapa dibuang adalah barang yang buruk tetapi berguna disimpan, barang yang bagus tetapi tidak berguna dibuang

Arti peribahasa iba akan kacang sebuah, tak jadi memengat adalah karena sayang akan barang yang sedikit, tidak jadi mengerjakan hal yang diinginkan dan menyenangkan hati

Arti peribahasa jaras dikatakan raga jarang adalah mencela orang lain, padahal diri sendiri ada celanya juga

Arti peribahasa jika kasih akan padi, buanglah rumput adalah jika kasih kepada anak istri, berhentilah mengasihi perempuan lain

Arti peribahasa jikalau tidak berada-ada ada berada, ada mengada, masakan tempua bersarang rendah adalah jika tidak ada sebab-sebabnya (sesuatu yang tersembunyi), tentu tidak akan terjadi yang luar biasa

Arti peribahasa kacang lupa akan kulitnya adalah tidak tahu diri. Kacang lupa akan kulitnya juga berarti lupa akan asalnya

Arti peribahasa kalau bangkai galikan kuburnya, kalau hidup sediakan buaiannya adalah lebih baik menunggu dengan tenang apa yang akan terjadi, lalu mempertimbangkan langkah apa yang akan diambil

Arti peribahasa kalau guru makan berdiri, maka murid makan berlari adalah kelakuan murid mencontoh kelakuan guru, biasanya dalam hal yang tidak baik

Arti peribahasa kalau tak ada api, masakan ada asap adalah barang sesuatu yang terjadi, pasti ada sebabnya

Arti peribahasa kena sepak belakang adalah tertipu oleh perbuatan orang yang tidak mau berterus terang atau yang tidak jujur

Arti peribahasa kenyang banyak makan garam adalah sudah berpengalaman dalam hidup

Arti peribahasa kerbau seratus dapat digembalakan, manusia seorang tiada terkawal adalah menjaga seorang perempuan lebih sukar daripada menjaga binatang yang banyak

Arti peribahasa lagi ada jangan dimakan, sudah habis baru dimakan adalah sewaktu ada pencaharian, jangan diganggu harta simpanannya, tetapi apabila tiada pencaharian lagi, barulah dipergunakan harta simpanan itu

Arti peribahasa laut ditimba akan kering adalah betapa pun banyaknya harta, jika selalu dibelanjakan, akhirnya akan habis juga

Arti peribahasa lupa kacang akan kulitnya adalah tidak tahu diri. Lupa kacang akan kulitnya juga berarti lupa akan asalnya

Arti peribahasa makan bersabitkan adalah orang yang senang, tiada bekerja dan dapat makan minum yang cukup, misalnya dari istri yang kaya dan pemurah

Arti peribahasa makan bubur panas-panas adalah terlalu berharap akan beroleh rezeki, lalu bertindak tergesa-gesa sehingga kecewa jadinya

Arti peribahasa makan hati berulam jantung adalah dikatakan kepada orang yang sangat bersedih hati

Arti peribahasa makan hati berulam jantung adalah bersusah hati karena perbuatan salah seorang teman karib

Arti peribahasa makan masak mentah adalah tidak membedakan halal dan haram

Arti peribahasa makan sudah terhidang, jamu belum jua datang adalah gadis yang telah besar, sudah patut bersuami, tetapi orang belum ada yang datang meminangnya

Arti peribahasa makan upas berulam racun adalah orang yang dalam kesusahan dan duka cita karena diliputi marabahaya yang besar

Arti peribahasa makanan enggang akan dimakan pipit adalah hendak melakukan sesuatu yang tidak sepadan dengan tarafnya (kesanggupan dan sebagainya)

Arti peribahasa malu makan perut lapar adalah kalau tidak mau berikhtiar, tidak akan mendapat kemajuan

Arti peribahasa marah akan tikus rengkiang dibakar adalah karena takut (tidak suka dan sebagainya) pada sesuatu yang kecil, dibuangnya (dirusakkannya) sesuatu yang lebih besar dan berharga, yang melibatkan sesuatu yang kecil tersebut

Arti peribahasa mati tidak akan menyesal, luka tidak akan menyiuk adalah sudah berketetapan hati untuk melakukan sesuatu dan tidak akan menyesal atau mengumpat kemudian jika timbul peristiwa yang tidak baik karena perbuatan itu

Arti peribahasa memakan habis-habisan, menyuruh hilang-hilang adalah jika merahasiakan sesuatu, hendaklah dilakukan dengan sebaik-baiknya

Arti peribahasa membawakan cupak ke negeri orang adalah memakai adat-istiadat sendiri di negeri orang

Arti peribahasa mendapat badai tertimbakan adalah mendapat untung yang tidak disangka-sangka

Arti peribahasa mengajar orang tua makan dadih adalah mengajar orang yang lebih pandai

Arti peribahasa menyuruk hilang-hilang, memakan habis-habis adalah menyembunyikan suatu kehendak sesempurna-sempurnanya

Arti peribahasa minum serasa duri, makan serasa lilin, tidur tak lena, mandi tak basah adalah hal orang yang sangat bersusah hati sehingga segala sesuatunya tidak berasa enak

Monyet mendapat bunga, adakah ia tahu akan faedah bunga itu? berarti tidak tahu menghargai suatu barang yang bagus

Arti peribahasa nasi sama ditanak, kerak dimakan seorang adalah pekerjaan dilakukan bersama-sama, tetapi keuntungannya diambil sendiri

Arti peribahasa nasi tersendok tidak termakan adalah tidak dapat merasakan (mengenyam) apa yang didapatnya. Nasi tersendok tidak termakan juga berarti belum menjadi rezekinya

Arti peribahasa orang muda selendang dunia, orang kaya suka dimakan adalah (untuk puji-pujian) orang muda perhiasan dunia, orang kaya yang pemurah

Arti peribahasa orang timpang jangan dicacat, ingat-ingat hari belakang adalah kecelakaan yang menimpa seseorang jangan terlalu dibicarakan karena boleh jadi kita mengalami hal yang sama di kemudian hari

Arti peribahasa orang tua diajar makan pisang adalah orang yang sudah tahu (ahli, pandai) tidak usah diajari

Arti peribahasa padi selumbung dimakan orang banyak adalah penghibur bagi istri yang suaminya beristri lebih daripada satu

Arti peribahasa pagar makan padi adalah orang yang merusakkan barang yang diamanatkan kepadanya

Arti peribahasa pagar makan tanaman adalah orang yang merusakkan barang yang diamanatkan (dititipkan) kepadanya

Arti peribahasa pantang kutu dicukur, pantang manusia dihinakan adalah tiada orang yang mau dihinakan

Arti peribahasa patah selera banyak makan adalah pura-pura tidak mau, sebenarnya suka sekali

Arti peribahasa pelanduk melupakan jerat, tetapi jerat tak melupakan pelanduk adalah orang yang berutang biasanya mudah lupa akan yang berpiutang, sebaliknya yang berpiutang tidak lupa akan orang yang berutang kepadanya

Arti peribahasa pelanduk melupakan jerat, tetapi jerat tidak melupakan pelanduk adalah sudah lupa akan bahaya, tetapi sebenarnya bahaya masih tetap mengancam

Arti peribahasa pipit pekak makan berhujan adalah sangat rajin

Arti peribahasa punggung parang sekalipun jika selalu diasah, akan tajam juga adalah sebodoh-bodoh orang, apabila selalu belajar, akan pandai juga

Arti peribahasa rezeki elang tak akan dapat dimakan oleh musang burung pipit adalah setiap orang ada keuntungannya masing-masing

Arti peribahasa sakit kepala panjang rambut, patah selera banyak makan adalah lahirnya tidak suka, tetapi sebenarnya suka sekali

Arti peribahasa sebusuk-busuk daging dikincah dimakan juga, seharum-harum tulang dibuang adalah jika keluarga berbuat ulah akan dimarahi, tetapi setelah itu diampuni, jika orang lain berbuat salah tidak dimaafkan sedikit pun juga

Arti peribahasa sedepa jalan ke muka, setelempap jalan ke belakang adalah maju terus untuk sampaikan maksud

Arti peribahasa sedepa jalan ke muka, setelempap jalan ke belakang adalah segala apa pun harus selalu diperhitungkan untung ruginya

Arti peribahasa selama hujan akan panas jua adalah sehabis kesusahan, akhirnya akan datang juga waktu yang baik

Arti peribahasa senjata makan tuan adalah sesuatu yang direncanakan untuk mencelakakan orang lain, tetapi berbalik mengenai diri sendiri

Arti peribahasa seorang makan cempedak, semua kena getahnya adalah seorang berbuat salah, semua dianggap bersalah juga

Arti peribahasa seorang makan cempedak, semuanya lumus oleh getahnya adalah seorang yang bersalah, semuanya mendapat nama yang tidak baik

Arti peribahasa seorang makan nangka, semua kena getahnya adalah seorang yang berbuat kesalahan demi memenuhi kesenangannya, tetapi orang lain turut menanggung akibatnya

Arti peribahasa siapa makan lada, ialah berasa pedas adalah barang siapa yang bersalah akan merasa tersinggung (oleh sindiran dan sebagainya)

Arti peribahasa siapa yang makan cabai, dialah yang berasa pedas kepedasan adalah siapa yang berbuat kurang baik akan merasakan akibatnya

Arti peribahasa siapa yang makan cabai, dialah yang berasa pedas kepedasan adalah siapa yang merasa tersindir berarti telah berbuat seperti yang disindirkan itu

Arti peribahasa seperti api makan di dalam sekam adalah perasaan cinta kasih (dendam dan sebagainya) yang tersembunyi

Arti peribahasa seperti bisai makan sepinggan adalah berpatutan (sesuai) benar

Arti peribahasa seperti gunting makan di ujung adalah perlahan-lahan (diam-diam tidak kentara), tetapi mengena atau tercapai apa yang dimaksudkan

Arti peribahasa seperti kucing dibawakan lidi adalah sangat takut

Arti peribahasa seperti orang mati jika tiada orang mengangkat bila akan bergerak adalah seseorang yang daif yang tidak mempunyai daya upaya, jika tiada orang menolongnya niscaya akan makin susah

Arti peribahasa seperti toman makan anak adalah orang yang berbuat cabul (sumbang)

Arti peribahasa sudah biasa makan emping adalah sudah berpengalaman

Arti peribahasa sudah biasa makan kerak adalah sudah biasa mengalami kesukaran

Arti peribahasa sudah kenyang makan kerak adalah sudah banyak pengalaman

Arti peribahasa sudah makan, bismilah adalah suatu pekerjaan atau rundingan yang dilakukan terbalik, jadi tidak mengikuti aturan

Arti peribahasa tahu makan tahu simpan adalah dapat menyimpan rahasia baik-baik

Arti peribahasa tak ada beras yang akan ditanak adalah tidak ada kelebihan yang pantas dikemukakan

Arti peribahasa tak akan takkan lari gunung dikejar, hilang kabut tampaklah dia adalah jangan tergesa-gesa dalam mengerjakan (mencapai) sesuatu yang telah pasti

Arti peribahasa tak akan terlawan buaya menyelam adalah orang pandai (kaya, berkuasa) tidak mungkin dapat dilawan

Arti peribahasa takut akan lumpur, lari ke duri adalah menghindarkan diri dari kesusahan yang kecil, jatuh ke dalam kesusahan yang lebih besar

Arti peribahasa takut akan terbayannya adalah takut atau khawatir karena ingat akan perbuatan sendiri yang buruk

Arti peribahasa tampak gabak di hulu gabak di hulu tanda akan hujan adalah ada tanda-tanda akan terjadi sesuatu

Arti peribahasa tanam lalang tak akan tumbuh padi adalah melakukan kejahatan, kejahatan juga balasnya

Arti peribahasa tangan kanan jangan percaya akan tangan kiri adalah jangan selamanya percaya begitu saja kepada sahabat karena kerap kali sahabat juga yang mencelakakan kita

Arti peribahasa telah habis maka dimakan adalah sewaktu ada pencaharian, jangan diganggu harta simpanannya, tetapi apabila tiada pencaharian lagi, barulah dipergunakan harta simpanan itu

Arti peribahasa tempat makan jangan dibenahi adalah kita jangan berbuat tidak senonoh di tempat kita menumpang. Tempat makan jangan dibenahi juga berarti jangan berbuat jahat kepada orang yang berlaku baik kepada kita

Arti peribahasa termakan di cirit berendang adalah termakan guna-guna sehingga dikuasai benar oleh orang lain

Arti peribahasa termakan di rambut adalah amat susah

Arti peribahasa termakan di sadah adalah sangat kesal hati (karena tertipu dan sebagainya)

Arti peribahasa tersabung akan induk ayam tersabung akan itik adalah sangat kecewa (tidak sesuai dengan dugaan semula)

Arti peribahasa tertangkup sama termakan tanah, telentang sama terminum air adalah sama-sama dalam suka dan duka

Arti peribahasa tertelentang sama terminum air, tertelungkup sama termakan tanah adalah seia sekata. Tertelentang sama terminum air, tertelungkup sama termakan tanah juga berarti sama-sama merasakan keberuntungan atau kerugian

Arti peribahasa tidak makan benang adalah tidak masuk akal. Tidak makan benang juga berarti tidak benar

Arti peribahasa tidak makan siku-siku adalah cakap orang yang berleleran saja, tiada langsung ke tujuannya

Arti peribahasa tidak makan siku-siku adalah tidak baik. Tidak makan siku-siku juga berarti tidak patut

Arti peribahasa tidur tak lelap, makan tak kenyang adalah sangat gelisah (karena bersusah hati, banyak pikiran, dan sebagainya)

Arti peribahasa umpama ayakan dawai adalah pekerjaan yang dilakukan dengan tidak cermat

Arti peribahasa yang sesukat tak akan jadi segantang adalah nasib orang tidak dapat diubah

Demikian arti kata mengakankan di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan juga rangkuman dari berbagai sumber lainnya.

Semoga dapat bermanfaat. Anda dapat memberikan kritik dan saran melalui halaman Hubungi Kami.

Terima kasih

Pencarian

Arti Antonim Sinonim Rima