Rizky
RizkySeseorang noobgrammer sekaligus mobile gamer yang selalu tertarik dengan perkembangan teknologi.

Arti Kata Uh Di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

gambar uh ilustrasi

Arti uh - Uh memiliki 1 arti. Uh memiliki arti dalam kelas partikel yaitu kata yang tidak tertakluk pada perubahan bentuk dan hanya berfungsi menampilkan unsur yang diiringinya.

Daftar isi

Daftar arti kata uh

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: partikel
Ragam: -
Lain: -
Arti kata uh adalah kata seru untuk menyatakan keluhan atau keheranan

Daftar peribahasa dengan kata uh

Arti peribahasa ada beras, taruh dalam padi adalah rahasia hendaklah disimpan baik-baik

Arti peribahasa adapun manikam itu jika dijatuhkan ke dalam limbahan sekalipun, niscaya tidak hilang cahayanya adalah orang yang asalnya baik jika ia miskin ataupun menjadi suruhan orang, tabiatnya, kelakuannya, dan budi bahasanya tetap baik

Arti peribahasa adat diisi janji dilabuh adalah adat harus dijalankan, persetujuan harus ditepati

Arti peribahasa air cucuran atap jatuh ke pelimbahan juga adalah biasanya sifat anak menurut teladan orang tuanya

Arti peribahasa alur bertempuh, jalan berturut adalah dilakukan menurut adat (kebiasaan) yang lazim

Arti peribahasa angan-angan mengikat tubuh adalah bersusah hati karena memikirkan yang bukan-bukan

Arti peribahasa angkuh terbawa, tampan tinggal adalah baik rupanya, tetapi tidak baik sikapnya (olok-olok kepada orang yang pesolek)

Arti peribahasa arang itu jikalau dibasuh dengan air mawar sekalipun, tiada akan putih adalah tabiat orang yang dasarnya sudah buruk, tidak akan dapat diperbaiki lagi

Arti peribahasa aur ditanam, betung tumbuh adalah mendapat untung (laba) banyak

Arti peribahasa bagai batu jatuh ke lubuk adalah hilang lenyap (orang yang meninggalkan tempat)

Arti peribahasa bagai beruk kena ipuh adalah menggeliat-geliat karena kesakitan dan sebagainya

Arti peribahasa bagai bunyi cempedak jatuh adalah bunyi seperti barang berat jatuh

Arti peribahasa bagai dekan di bawah pangkal buluh adalah seseorang yang pandai menyimpan rahasia

Arti peribahasa bagai garam jatuh ke air adalah nasihat dan sebagainya yang mudah diterima

Arti peribahasa bagai kerakap tumbuh di di atas batu, hidup enggan mati tak mau adalah hidup dalam kesukaran (kemelaratan) terus-menerus

Arti peribahasa bagai mendapat durian runtuh adalah mendapat keuntungan yang tidak tersangka-sangka atau tidak dengan bersusah payah

Arti peribahasa bagai rambut dibelah tujuh seribu adalah sedikit (kecil) sekali

Arti peribahasa bagai si lumpuh hendak merantau adalah tidak mungkin dikerjakan

Arti peribahasa barang tergenggam jatuh terlepas adalah sesuatu yang sudah dikuasai (dimiliki), terlepas lagi (menderita kemalangan)

Arti peribahasa becermin di air keruh adalah mencontoh perbuatan yang kurang baik

Arti peribahasa berebut buluh tamiang belah adalah berkelahi memperebutkan sesuatu yang tidak berharga

Arti peribahasa berebut buluh tamiang hanyut, tangan luka buluh tamiang tak dapat adalah dua orang yang memperebutkan sesuatu sampai luka-luka, tetapi tidak ada hasilnya

Arti peribahasa bergantung pada tali rapuh adalah menyandarkan hidupnya pada orang (jabatan, pekerjaan, dan sebagainya) yang lemah atau tidak tetap

Arti peribahasa beriak tanda tak dalam, berguncang tanda tak penuh adalah orang yang suka menyombong pertanda kurang dalam pengetahuannya

Arti peribahasa berkayuh sambil ke hilir adalah sekali melakukan pekerjaan dua tiga maksud tercapai

Arti peribahasa berkocak tanda tak penuh adalah orang yang banyak bicara menandakan kurang pengetahuannya

Arti peribahasa bersuluh menjemput api adalah bertanya tentang sesuatu yang sudah diketahui

Arti peribahasa bersuluh tengah hari lagi terang lagi bersuluh adalah perkara yang sudah nyata (terang)

Arti peribahasa bersuluh tengah hari lagi terang lagi bersuluh adalah menyia-nyiakan uang (tenaga dan sebagainya)

Arti peribahasa berteduh di bawah betung adalah beroleh pertolongan yang tidak memadai

Arti peribahasa berteduh di bawah betung adalah mendapat pertolongan yang tidak mencukupi

Arti peribahasa betung ditanam, aur tumbuh adalah mengharapkan sesuatu yang baik (menguntungkan), tetapi memperoleh yang sebaliknya

Arti peribahasa bulat air oleh pembuluh, bulat kata oleh mupakat adalah kata sepakat dapat diperoleh melalui perundingan

Arti peribahasa bulu mata bagai seraut jatuh adalah alis yang melengkung, runcing bentuknya dan bagus

Arti peribahasa busuk kerbau, jatuh berdebuk adalah perbuatan yang kurang baik lambat laun akan ketahuan orang lain juga

Arti peribahasa cekel berhabis, lapuk berteduh adalah terlampau kikir tidak berfaedah sebab pada akhirnya harta kekayaan itu akan habis juga

Arti peribahasa coba-coba menanam mumbang, kalau tumbuh sunting negeri adalah kerjakan terus, barangkali ada hasilnya kelak

Arti peribahasa dapat durian runtuh adalah mendapat untung dengan tidak bersusah payah

Arti peribahasa dekat dapat ditunjal, jauh dapat ditunjuk adalah perkataan atau pengakuan yang dapat dibuktikan kebenarannya

Arti peribahasa dekat mencari indu, jauh mencari suku adalah jika merantau ke tempat yang dekat, kita mencari indu (orang yang seketurunan dengan kita), tetapi kalau kita merantau ke tempat yang jauh, kita mencari orang yang satu suku saja dengan kita sudah cukup

Arti peribahasa dekat mencari suku, jauh mencari hindu adalah mencari pertalian keluarga. Dekat mencari suku, jauh mencari hindu juga berarti menyusur galur

Arti peribahasa dekat tak tercapai jauh tak berantara adalah menginginkan sesuatu, tetapi tidak mampu untuk mendapatkannya

Arti peribahasa dekat tak tercapai, jauh tak antara adalah sesuatu yang dekat dengan kita, tidak dapat kita ambil karena tiada upaya

Arti peribahasa di mana tembilang terentak, di situlah cendawan tumbuh adalah di mana perkara atau perselisihan tumbuh, di situlah diselesaikan

Arti peribahasa dicoba-coba bertanam mumbang, moga-moga tumbuh kelapa adalah dicoba-coba mengusahakan sesuatu yang moga-moga menjadi besar dan mendatangkan hasil

Arti peribahasa diraih siku ngilu, direngkuh lutut sakit adalah serba salah dalam suatu pekerjaan yang sangat sulit, dikerjakan berbahaya tidak dikerjakan berbahaya pula

Arti peribahasa duduk meraut ranjau, tegak meninjau jarak duduk meraut ranjau, berdiri melihat musuh adalah selalu bekerja dengan waspada

Arti peribahasa duduk meraut ranjau, tegak meninjau jarak duduk meraut ranjau, berdiri melihat musuh adalah selalu bekerja dengan waspada

Arti peribahasa gelegar buluh adalah besar cakap, tidak berisi

Arti peribahasa geruh tak mencium bau adalah kecelakaan datang tanpa memberitahu (kecelakaan tidak dapat diketahui lebih dahulu)

Arti peribahasa gombang di lebuh adalah congkak

Arti peribahasa gombang di lebuh adalah elok di luar di dalamnya tidak

Arti peribahasa harapkan guruh guntur di langit, air di tempayan ditumpahkan adalah mengharapkan sesuatu yang belum tentu, barang yang telah ada dilepaskan

Arti peribahasa hidup segan, mati tak embuh adalah hidup merana, selalu sakit-sakit saja

Arti peribahasa hilang kabus, teduh hujan adalah telah senang (aman dan sebagainya) kembali sehabis menderita kesusahan dan sebagainya

Arti peribahasa hilang satu sepuluh gantinya adalah sekali-kali janganlah putus asa

Arti peribahasa hilang sepuh tampak senam adalah tampak kejahatannya sesudah terbuka kedoknya

Arti peribahasa hujan jatuh ke pasir adalah kebaikan yang tidak terbalas

Arti peribahasa hujan tak sekali jatuh, simpai tak sekali erat adalah suatu pekerjaan tidak dapat diselesaikan sekaligus. Hujan tak sekali jatuh, simpai tak sekali erat juga berarti keberuntungan dan kebahagiaan itu tidak sekali datang

Arti peribahasa hujan tempat berteduh, panas tempat berlindung adalah orang yang selalu memberi pertolongan kepada orang banyak

Arti peribahasa ikan belum dapat, airnya sudah keruh adalah pelaksanaan kerja yang tidak tepat (keadaan menjadi buruk sebelum pekerjaan itu selesai)

Arti peribahasa janji sampai, sukatan penuh adalah sudah sampai ajalnya

Arti peribahasa jatuh di atas tilam adalah mendapat kesenangan hidup

Arti peribahasa jatuh diimpit tangga adalah ditimpa kesukaran berturut-turut

Arti peribahasa jauh bau bunga, dekat bau tahi adalah sanak saudara yang apabila jauh selalu terkenang, apabila dekat selalu bertengkar

Arti peribahasa jauh berjalan banyak dilihat, lama hidup banyak dirasa adalah sudah berpengalaman banyak

Arti peribahasa jauh berjalan banyak dilihat adalah kalau bepergian ke mana-mana akan memperoleh banyak pengalaman

Arti peribahasa jauh dapat ditunjuk, dekat dapat ditunjal adalah apa yang dikatakan dapat dibuktikan kebenarannya

Arti peribahasa jauh di mata di hati jangan adalah biarpun tempat berjauhan, jangan lupa-melupakan

Arti peribahasa jauh di mata, dekat di hati adalah bertempat tinggal tidak berdekatan, tetapi jiwa (hati) selalu merasa dekat

Arti peribahasa jauh panggang dari api adalah tidak kena. Jauh panggang dari api juga berarti tidak benar (tentang jawaban, sindiran). Jauh panggang dari api juga berarti banyak bedanya

Arti peribahasa jauh panggang dari api adalah tindakan yang tidak sesuai dengan maksudnya. Jauh panggang dari api juga berarti tawaran yang jauh di bawah harga

Arti peribahasa jika benih yang baik jatuh ke laut, menjadi pulau adalah orang yang berketurunan baik, ke mana pun perginya akan bersifat baik juga

Arti peribahasa jikalau di hulu airnya keruh, tak dapat tidak di hilirnya keruh juga adalah jika seseorang jahat asalnya, jahat juga kelakuannya

Arti peribahasa kelam bagai malam dua puluh tujuh adalah suatu hal atau perkara yang sangat gelap, tidak ada bayangan sedikit pun bagaimana akan memeriksa dan menyelidikinya

Arti peribahasa kemiri jatuh ke pangkalnya adalah beroleh tempat yang pantas. Kemiri jatuh ke pangkalnya juga berarti kembali ke tempat asalnya

Arti peribahasa ketam menyuruhkan anaknya berjalan betul adalah orang yang memberi nasihat, tetapi dia sendiri tidak melakukan seperti yang dinasihatkannya itu

Arti peribahasa kusut diselesaikan, keruh diperjernih adalah perselisihan hendaklah diselesaikan secara baik-baik

Arti peribahasa laksana bunga dadap, sungguh merah berbau tidak adalah orang yang rupanya elok, tetapi tidak berbudi bahasa

Arti peribahasa laksana mengaprit di tengah laut, dipukul ombak jatuh ke tepi adalah orang yang belum mantap kedudukannya atau belum bernasib baik dalam mengadu untung

Arti peribahasa lepas dari mulut harimau jatuh ke mulut buaya adalah lepas dari bahaya yang besar, lalu jatuh ke dalam bahaya yang lebih besar lagi

Arti peribahasa malu berkayuh, perahu hanyut adalah kalau segan berusaha tidak akan mendapat kemajuan

Arti peribahasa masuk lima keluar sepuluh adalah belanja yang dikeluarkan jauh lebih besar daripada penghasilan (pendapatan)

Arti peribahasa mati puyuh hendakkan ekor adalah menghendaki sesuatu yang tidak mungkin tercapai

Arti peribahasa melekatkan kersik ke buluh adalah melakukan pekerjaan dengan susah payah, tetapi sia-sia

Arti peribahasa memakan habis-habisan, menyuruh hilang-hilang adalah jika merahasiakan sesuatu, hendaklah dilakukan dengan sebaik-baiknya

Arti peribahasa memancing di air keruh adalah mencari keuntungan dalam keadaan yang kacau

Arti peribahasa membasuh najis dengan malu adalah membuang malu dengan jalan yang lebih hina

Arti peribahasa mempertinggi tempat jatuh, memperdalam tempat kena adalah sengaja membesar-besarkan kesalahan sendiri sehingga mendapat hukuman (kerugian) yang berat

Arti peribahasa menampalkan kersik ke buluh adalah menasihati orang dengan sia-sia

Arti peribahasa menangguk di air keruh adalah mencari keuntungan dan sebagainya ketika ada kekacauan (perselisihan dan sebagainya)

Arti peribahasa menebas buluh serumpun adalah merusak seluruh nama keluarga

Arti peribahasa mengebat erat-erat, membuhul mati-mati adalah apabila membuat perjanjian harus diatur sebaik-baiknya

Arti peribahasa mengebat erat-erat, membuhul mati-mati adalah membuat aturan (perjanjian) dengan sempurna

Arti peribahasa menggenggam erat membuhul mati adalah memegang janji (putusan, nasihat, dan sebagainya) erat-erat

Arti peribahasa menghambat kerbau berlabuh adalah mencegah sesuatu yang akan mendatangkan keuntungan atau kesenangan kepada orang

Arti peribahasa menjolok sarang tabuhan adalah berbuat sesuatu yang mendatangkan bahaya

Arti peribahasa menjolok sarang tabuhan adalah sengaja mencari bahaya atau kesusahan

Arti peribahasa menyukat penuh sudah adalah sudah habis kesabaran

Arti peribahasa misai bertaring bagai panglima, sebulan sekali tak membunuh orang adalah rupa saja yang hebat dan garang, tetapi berhati penakut

Arti peribahasa mumbang jatuh kelapa jatuh adalah semua yang hidup akan mati (tidak memandang umur dan sebagainya)

Arti peribahasa musuh dalam selimut adalah musuh di kalangan sendiri

Arti peribahasa musuh dalam selimut adalah musuh yang amat dekat (dari lingkungan keluarga sendiri dan sebagainya)

Arti peribahasa musuh jangan dicari-cari, bersua jangan dielakkan adalah jangan dicari-cari permusuhan itu, tetapi jika ia datang jangan pula berasa takut

Arti peribahasa neraca palingan bungkal, hati palingan tuhan adalah pikiran atau pendirian orang mudah berubah-ubah

Arti peribahasa obat jauh penyakit hampir adalah dalam kesusahan sukar mendapatkan pertolongan. Obat jauh penyakit hampir juga berarti berada dalam kesukaran

Arti peribahasa orang penggamang mati jatuh adalah siapa yang tidak memiliki keberanian tidak akan sampai maksudnya

Arti peribahasa pandang jauh dilayangkan, pandang dekat ditukikkan adalah segala sesuatu diperhatikan dan diperiksa dengan saksama

Arti peribahasa pandang jauh dilayangkan, pandang dekat ditukikkan adalah menyelidiki sesuatu secara teliti

Arti peribahasa pandang jauh dilayangkan, pandang dekat ditukikkan adalah memeriksa dengan teliti

Arti peribahasa patah sayap bertongkat paruh adalah tidak putus-putusnya berusaha menyampaikan maksudnya

Patah tongkat berjeremang patah sayap bertongkat paruh. Patah tongkat berjeremang patah sayap bertongkat paruh; patah tongkat bertelekan juga berarti patah tongkat bertelekan berarti terus berusaha (bekerja) dengan tidak putus asa

Arti peribahasa patah tumbuh hilang berganti adalah yang hilang (mati) selalu ada penggantinya

Arti peribahasa patah tumbuh hilang berganti adalah seorang pemimpin apabila meninggal tentu akan ada penggantinya

Arti peribahasa pelepah bawah luruh, pelepah atas jangan gelak adalah ingatlah bahwa sekalian yang hidup akan mati

Arti peribahasa pendekar elak jauh adalah orang yang sangat hati-hati dan senantiasa bersiap mengelakkan bahaya yang mengancam

Arti peribahasa pengayuh sama di tangan, perahu sama di air adalah tidak perlu takut-takut (rendah diri) karena sama kekuatannya

Arti peribahasa pilih-pilih ruas, terpilih pada buku terkena buku buluh adalah mendapat yang buruk karena terlalu memilih

Arti peribahasa pilih-pilih ruas, terpilih pada buku terkena buku buluh adalah mendapat yang buruk karena terlalu memilih

Arti peribahasa pipinya sebagai pauh dilayang adalah pipinya amat elok

Arti peribahasa pukat terlabuh, ikan tak dapat adalah pekerjaan yang sia-sia belaka

Arti peribahasa rebung tidak jauh dari rumpun adalah tabiat anak tidak jauh berbeda dari tabiat orang tuanya

Arti peribahasa sampan ada pengayuh tidak adalah hendak melakukan sesuatu, tetapi tidak lengkap syarat-syaratnya

Arti peribahasa sampan rompong, pengayuh sompek adalah perkara yang tidak dapat diharapkan lagi. Sampan rompong, pengayuh sompek juga berarti harapan hampir musnah

Arti peribahasa sayap singkat, terbang hendak jauh adalah hendak berbuat sesuatu yang melebihi kemampuan

Arti peribahasa segan malu mengayuh perahu hanyut adalah kalau segan berusaha, akan mendapat susah nantinya

Arti peribahasa sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui adalah sekali melakukan suatu pekerjaan, beberapa maksud tercapai

Arti peribahasa sembunyi-sembunyi puyuh adalah sembunyi tuma

Arti peribahasa sembunyi-sembunyi puyuh adalah sengaja tidak mau tahu akan perkara (bahaya dan sebagainya) yang sungguh (akan) terjadi

Arti peribahasa sepandai-pandai tupai meloncat, sekali gawal terjatuh juga adalah sepandai-pandai seseorang, ada kalanya berbuat salah (keliru) juga

Arti peribahasa setempuh lalu, sebondong surut adalah tetap bersatu hati

Arti peribahasa sia-sia utang tumbuh adalah jika berbuat dengan tidak hati-hati akan banyak utangnya

Arti peribahasa siar bakar berpuntung suluh adalah suatu perkara boleh diputuskan sesudah cukup bukti-bukti dan keterangannya

Arti peribahasa seperti air basuh tangan adalah sesuatu yang mudah didapat

Arti peribahasa seperti birah tumbuh di tepi lesung adalah lekas subur (besar)

Arti peribahasa seperti ditempuh gajah lalu adalah suatu hal yang tidak dapat ditutup-tutupi (disembunyikan)

Arti peribahasa seperti menating minyak penuh adalah memperlakukan dengan sangat hati-hati (penuh kesayangan dan sebagainya)

Arti peribahasa seperti menating minyak penuh adalah diperlakukan dengan penuh kasih sayang (hati-hati dan sebagainya)

Arti peribahasa seperti tikus jatuh di beras adalah ibarat orang yang mendapat pekerjaan yang menguntungkan dan tidak ingin meninggalkan pekerjaan itu lagi

Arti peribahasa sudah jatuh ditimpa tangga adalah mendapat kesusahan (kecelakaan) secara berturut-turut

Arti peribahasa sukatannya sudah penuh adalah sudah sampai ajalnya

Arti peribahasa sungguhpun kawat yang dibentuk, ikan di laut yang diadang adalah sungguhpun tampaknya tidak ada suatu maksud, tetapi ada juga yang dituju

Arti peribahasa tabuhan meminang anak labah-labah adalah tidak seimbang (tentang perjodohan)

Arti peribahasa tak ada guruh bagi orang pekak, tak ada kilat bagi orang buta adalah bagi orang yang sangat bodoh pidato yang bagus dan dalam isinya tidak ada faedahnya

Arti peribahasa tak jauh rebung dari rumpunnya adalah tabiat anak tidak akan berbeda jauh dengan orang tuanya

Arti peribahasa tak sungguh seluang melaut, akhirnya balik ke tepi juga adalah tidak betah tinggal di perantauan. Tak sungguh seluang melaut, akhirnya balik ke tepi juga juga berarti orang yang meninggalkan kaumnya (keluarganya), tetapi akhirnya kembali juga

Arti peribahasa tak terkayuhkan lagi biduk hilir adalah sudah lemah sekali (tak kuasa lagi melanjutkan usaha)

Arti peribahasa tanam lalang tak akan tumbuh padi adalah melakukan kejahatan, kejahatan juga balasnya

Arti peribahasa taruh beras dalam padi adalah menyimpan rahasia baik-baik

Arti peribahasa teguh berpaling, duduk berkisar adalah berlainan dengan apa yang telah dikatakan atau dijanjikan

Arti peribahasa telah penuh sebagai bersukat adalah habis kesabaran

Arti peribahasa terang kabut, teduh hujan adalah telah senang (aman dan sebagainya) kembali sehabis menderita kesusahan dan sebagainya

Arti peribahasa terbayan disangka tubuh adalah mengharapkan sesuatu yang belum pasti

Arti peribahasa terpecak peluh di muka adalah malu sekali

Arti peribahasa tohok tunggang ke buruh ke bawah adalah mudah mencelakakan orang yang di bawah perintahnya

Arti peribahasa umpat tidak membunuh, puji tidak mengenyang adalah baik celaan maupun pujian tidak perlu dihiraukan

Arti peribahasa yang teguh disokong, yang rebah ditindih adalah yang sudah kuat (kaya dan sebagainya) dibantu, sedang yang lemah (miskin dan sebagainya) ditindas

Demikian arti kata uh di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan juga rangkuman dari berbagai sumber lainnya.

Semoga dapat bermanfaat. Anda dapat memberikan kritik dan saran melalui halaman Hubungi Kami.

Terima kasih

Pencarian

Arti Antonim Sinonim Rima