Rizky
RizkySeseorang noobgrammer sekaligus mobile gamer yang selalu tertarik dengan perkembangan teknologi.

Arti Peribahasa Selama Enggang Mengeram Di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

gambar kutipan kata bijak kata mutiara selama enggang mengeram ilustrasi

Arti selama enggang mengeram - Selama enggang mengeram memiliki 2 arti. Selama enggang mengeram berasal dari kata dasar enggang. Arti dari selama enggang mengeram dapat masuk ke dalam jenis peribahasa. Selama enggang mengeram berasal dari kata dasar mengeram. Arti dari selama enggang mengeram dapat masuk ke dalam jenis kiasan sehingga penggunaan selama enggang mengeram dapat bukan dalam arti yang sebenarnya.

Daftar isi


Daftar arti peribahasa selama enggang mengeram

Dasar: enggang
Bidang: -
Jenis: peribahasa
Kelas: -
Ragam: -
Lain: -
Arti peribahasa selama enggang mengeram adalah lama sekali

Dasar: mengeram
Bidang: -
Jenis: kiasan
Kelas: -
Ragam: -
Lain: -
Arti peribahasa selama enggang mengeram adalah lama sekali

Daftar arti kata enggang

Arti kata enggang adalah burung besar anggota suku bucerotidae, di atas paruhnya yang besar terdapat tonjolan menyerupai cula, makanannya buah-buahan, terutama buah beringin, juga serangga, kadal, cecak, ular, tikus, kelelawar. Enggang juga berarti rangkok. Enggang juga berarti buceros rhinoceros

Daftar istilah dengan kata dasar enggang

Arti istilah enggang gading adalah rhinoplax vigil. Enggang gading juga berarti rhinoplax vigil

Arti istilah enggang papan adalah burung anggota suku bucerotidae yang mempunyai ukuran badan paling besar di antara anggota sukunya, paruhnya panjang membengkok ke bawah. Enggang papan juga berarti buceros bicornis

Daftar peribahasa dengan kata enggang

Arti peribahasa elok lenggang di tempat datar adalah bersuka hati harus pada tempat atau pada waktu yang layak

Arti peribahasa hulu mujur pandai bertenggang bertengkar, hulu baik pandai memakai adalah pandai hidup dan pandai bergaul

Arti peribahasa mabuk di enggang lalu adalah sangat tertarik hatinya kepada orang yang belum dikenal

Arti peribahasa makanan enggang akan dimakan pipit adalah hendak melakukan sesuatu yang tidak sepadan dengan tarafnya (kesanggupan dan sebagainya)

Arti peribahasa malang celaka raja genggang, anak terbeli tunjang hilang adalah hal orang yang malang, waktu diperoleh maksud yang kedua, yang sudah di tangan hilang pula

Arti peribahasa mandi berlenggang perut adalah upacara selamatan dan mandi pada waktu hamil tujuh bulan

Arti peribahasa mara hinggap mara terbang, enggang lalu ranting patah adalah seseorang yang tidak berbuat suatu kesalahan, tetapi pada waktu terjadi suatu kejahatan ia yang dituduh berbuat kesalahan itu

Arti peribahasa mendengarkan cakap enggang adalah mendengarkan bujukan musuh

Arti peribahasa pipit meminang anak enggang adalah orang miskin (berderajat rendah) meminang orang kaya (berderajat tinggi dan sebagainya)

Arti peribahasa selama enggang mengeram adalah lama sekali

Arti peribahasa selama enggang mengeram adalah lama sekali

Arti peribahasa tak berasak lenggang dari ketiak adalah tidak berubah-ubah (itu-itu juga, dia-dia juga)

Arti peribahasa tersesak undang kependekand yang runcing tiada dapat bertenggang lagi adalah habis akal budi (bicara). Tersesak undang kependekand yang runcing tiada dapat bertenggang lagi juga berarti habis ikhtiar sehingga tidak dapat berupaya lagi

Arti peribahasa yang enggang sama enggang juga, yang pipit sama pipit juga adalah lebih baik berkumpul (berjodoh dan sebagainya) dengan orang yang sama derajatnya (tingkatannya)

Arti peribahasa yang pipit sama pipit, yang enggang sama enggang adalah bergolong-golong menurut derajat atau pangkat masing-masing. Yang pipit sama pipit, yang enggang sama enggang juga berarti persahabatan (perjodohan) baru sempurna kalau sama tingkat derajatnya

Demikian arti peribahasa selama enggang mengeram di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan juga rangkuman dari berbagai sumber lainnya.

Semoga dapat bermanfaat. Anda dapat memberikan kritik dan saran melalui halaman Hubungi Kami.

Terima kasih

Pencarian

Arti Antonim Sinonim Rima