Rizky
RizkySeseorang noobgrammer sekaligus mobile gamer yang selalu tertarik dengan perkembangan teknologi.

Arti Pul

gambar pul ilustrasi

Arti Pul - Pul memiliki 3 arti. Pul adalah sebuah homonim karena arti-artinya memiliki ejaan dan pelafalan yang sama tetapi maknanya berbeda. Pul memiliki arti dalam kelas nomina atau kata benda sehingga pul dapat menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan.

Daftar isi

Arti kata pul

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti kata pul adalah kelompok bertanding (dalam pertandingan olahraga)
Contoh: Juara pul a ialah regu brazil

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: nomina
Ragam: -
Lain: -
Arti kata pul adalah tempat mengumpulkan atau memusatkan sesuatu
Contoh: Mobil itu mogok persis di depan pul bus ppd

Dasar: -
Bidang: -
Jenis: -
Kelas: -
Ragam: -
Lain: -
Arti kata pul adalah bentuk tidak baku dari pol

Peribahasa dengan kata pul

Arti peribahasa ada biduk serempu pula adalah tidak pernah merasa puas, selalu menginginkan yang lain

Arti peribahasa ada biduk serempu pula adalah tidak puas dengan apa yang ada

Arti peribahasa akal akar berpulas tak patah adalah orang yang sudah pandai tidak mudah kalah dalam perbantahan

Arti peribahasa antah berkumpul sama antah, beras bersama beras adalah setiap orang selalu mencari orang yang setingkat atau sederajat

Arti peribahasa asal ayam pulang ke lumbung, asal itik pulang ke pelimbahan adalah tabiat orang tidak akan berubah

Arti peribahasa bagai itik pulang petang adalah sangat lambat (jalannya)

Arti peribahasa bagai serdadu pulang baris adalah orang yang kelihatannya selalu bergaya, tetapi pekerjaannya berat dan berbahaya

Arti peribahasa berjalan sampai ke batas, berlayar sampai ke pulau adalah segala usaha hendaknya sampai kepada maksudnya

Arti peribahasa berlayar menentang mengadang, menuju pulau adalah setiap usaha harus ada tujuannya

Arti peribahasa berlayar sampai ke pulau, berjalan sampai ke batas adalah segala usaha hendaklah diselesaikan sampai tercapai maksudnya

Arti peribahasa datang tak berjemput, pulang tak berhantar adalah perihal orang yang tidak diindahkan

Arti peribahasa datang tampak muka, pulang tampak punggung adalah hendaklah selalu bersopan santun apabila datang di rumah orang atau pergi dari rumah orang

Arti peribahasa datang tampak muka, pulang tampak punggung adalah datang dan pergi hendaklah memberi tahu

Arti peribahasa datang tidak berjemput, pulang tidak berantar adalah tidak diperlakukan sebagaimana mestinya (tentang tamu)

Arti peribahasa dilihat pulut, ditanak berderai adalah apa yang kelihatan di luar (pada lahirnya) berlainan dengan keadaan sebenarnya (seperti kelihatannya pandai, sebenarnya tidak tahu apa-apa)

Arti peribahasa hilang satu sepuluh gantinya adalah sekali-kali janganlah putus asa

Arti peribahasa ikan pulang ke lubuk adalah telah kembali ke tempat (asalnya) yang dicintainya
Contoh: Ikan pulang ke lubuk setajau

Arti peribahasa isi lemak dapat ke orang, tulang bulu pulang ke kita adalah orang lain mendapat senangnya, kita mendapat susahnya saja

Arti peribahasa jika benih yang baik jatuh ke laut, menjadi pulau adalah orang yang berketurunan baik, ke mana pun perginya akan bersifat baik juga

Arti peribahasa jika pisau tiada berbaja, makin dikikir bertambah tumpul adalah anak yang dungu, makin diajar makin bodoh

Arti peribahasa kain lama dicampak buang, kain baru pula dicari adalah menceraikan istri tua dan mencari istri muda

Arti peribahasa kelam bagai malam dua puluh tujuh adalah suatu hal atau perkara yang sangat gelap, tidak ada bayangan sedikit pun bagaimana akan memeriksa dan menyelidikinya

Arti peribahasa laki pulang kelaparan, dagang lalu ditanakkan adalah orang lain ditolong, tetapi keluarga sendiri ditelantarkan

Arti peribahasa laki pulang kelaparan, dagang lalu ditanakkan adalah lebih banyak mengindahkan urusan orang lain daripada urusan sendiri

Arti peribahasa masuk lima keluar sepuluh adalah belanja yang dikeluarkan jauh lebih besar daripada penghasilan (pendapatan)

Arti peribahasa menghadapkan bedil pulang adalah merugikan (mencelakakan) keluarga sendiri

Arti peribahasa pergi berempap, pulang eban adalah pulang pokok (tidak beruntung dan tidak merugi)

Arti peribahasa pergi tempat bertanya, pulang tempat berberita berkenaan dengan orang cerdik pandai adalah jika akan berangkat, hendaklah meminta nasihatnya dahulu, dan jika pulang, hendaklah memberi laporan kepadanya

Arti peribahasa pinang pulang ke tampuknya adalah sudah pada tempatnya. Pinang pulang ke tampuknya juga berarti sudah cocok benar

Arti peribahasa pulau sudah lenyap, daratan sudah tenggelam adalah sudah tidak ada harapan lagi (gagal sama sekali)

Arti peribahasa rebung tak miang, bemban pula miang adalah orang yang tidak turut campur dalam suatu pekerjaan menjadi susah, tetapi yang patut susah malahan berdiam diri

Arti peribahasa sedangkan bah kapal tak hanyut, ini pula kemarau panjang adalah sedangkan waktu berpencaharian tidak tercapai maksudnya, apalagi waktu menganggur

Arti peribahasa sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui adalah sekali melakukan suatu pekerjaan, beberapa maksud tercapai

Arti peribahasa sepesan anak, anaknya beranak menggigit pula adalah cepat sekali berkembang biak (bertambah banyak)

Arti peribahasa sirih pulang ke gagang adalah sudah pada tempatnya. Sirih pulang ke gagang juga berarti kembali seperti semula

Arti peribahasa seperti ayam pulang ke pautan adalah sudah pada tempatnya

Arti peribahasa seperti belut pulang ke lumpur adalah kembali ke tempat yang diinginkan (disenangi)

Arti peribahasa seperti burung gagak pulang ke benua adalah keadaan dan sifatnya tetap saja meskipun telah jauh merantau

Arti peribahasa seperti janggut pulang ke dagu adalah kena pada tempatnya

Arti peribahasa seperti janggut pulang ke dagu adalah sudah pada tempatnya

Arti peribahasa seperti misai pulang ke bibir adalah pulang ke asalnya. Seperti misai pulang ke bibir juga berarti sudah pada tempatnya

Arti peribahasa seperti pinang pulang ke tampuknya adalah sudah pada tempatnya. Seperti pinang pulang ke tampuknya juga berarti sudah cocok

Arti peribahasa sudah arang-arang hendak minyak pula adalah sesudah dicemarkan nama seseorang, hendak bermanis-manis pula kepada orang itu

Arti peribahasa sudah bertarah berdongkol pula adalah sesudah perkara yang satu dibereskan, timbul lagi perkara yang lain

Arti peribahasa sudah dieban dihela pula adalah menderita berbagai-bagai kemalangan (kecelakaan dan sebagainya) terus-menerus

Arti peribahasa sudah diheban dihela pula adalah menderita berbagai kecelakaan terus-menerus

Arti peribahasa sudah dikecek, dikecong pula adalah dua kali tertipu

Arti peribahasa sudah gaharu cendana pula sudah tahu bertanya pula adalah pura-pura tidak tahu

Arti peribahasa sudah mengilang membajak pula adalah tidak henti-hentinya bekerja (menderita kesusahan dan sebagainya)

Arti peribahasa sudah panas berbaju pula adalah orang yang sedang dalam keadaan susah bertambah susah karena peristiwa yang menimpanya

Arti peribahasa tak tanduk telinga dipulas adalah tindakan apa pun dilakukan asal dapat merugikan lawan (membalas dendam)

Arti peribahasa tidak hujan lagi becek, ini pula hujan adalah sedangkan kita tidak berbuat saja disangka orang, terlebih pula kalau kita benar-benar berbuat

Demikian arti kata pul di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan juga rangkuman dari berbagai sumber lainnya.

Semoga dapat bermanfaat. Anda dapat memberikan kritik dan saran melalui halaman Hubungi Kami.

Terima kasih

Pencarian

Arti Antonim Sinonim Rima
^